Budidaya Azolla Skala Rumah Tangga - Infotainment News Online Terkini

Jagat Usaha

Budidaya Azolla Skala Rumah Tangga

on

Budidaya Azolla

Budidaya azolla tergolong sangat mudah dan tidak memerlukan tempat yang luas, bahkan bisa dilakukan di sekitar rumah dengan skala budidaya rumahan. Cukup dengan lahan seluas 2 meter persegi, budidaya siap untuk dilakukan. Terlebih lagi, tanaman ini tidak memerlukan perlakukan khusus yang rumit sehingga siapa pun dapat membudidayakannya tanpa perlu belajar terlalu lama bahkan beberapa pembudidaya hanya mengandalkan pengalaman pribadi saja berdasarkan hasil coba-coba.

Meskipun kurang familiar di Indonesia tetapi tanaman ini memiliki banyak manfaat terutama untuk pakan ternak pada peternakan-peternakan organik atau alternatif pakan dan suplemen tambahan pada peternakan-peternakan non organik . Itu lah kenapa tanaman ini memiliki prospek yang baik untuk dibudidayakan. Untuk budidaya azolla skala rumah tangga sendiri, pasar yang dibidik nantinya adalah pasar penyidiaan bibit bagi para pembudidaya baru.

Pasar bibit azolla di Indonesia sendiri masih terbuka sangat lebar, masih sedikit yang bermain di sini dan harganya cukup lumayan. Untuk pemasaran, biasanya dilakukan melalui internet dan bibit akan dikirim kepada pembeli melalui jasa pengiriman. Berminat untuk membudidayakan azolla? Beriku ini tahapan-tahapannya :

  1. Siapkan tempat untuk melakukan budidaya, bisa kolam terpal, kolam semen atau wadah apa saja. Nantinya tempat ini akan diisi sedikit air untuk menciptakan genangan air yang dangkal. Tempat budidaya harus berada di tempat yang terkena sinar matahari penuh karena azolla sangat membutuhkan sinar matahari.
  2. Kemudian siapkan nutrinya berupa pupuk kompos dari kotoran hewan dan nutri untuk hidroponik. Anda bisa membelinya di toko pertanian atau khusus untuk pupuk kompos anda bisa membuatnya sendiri.
  3. Masukkan pupuk kompos yang telah dicampuri sedikit tanah ke dalam tempat pembudidayaan kira-kira hingga mencapai ketinggian 1 cm, lalu isi dengan sedikit air kira-kira hingga mencapai ketinggian 10 cm dan tambahkan nutrisi hidroponik sesuai takaran yang tercantum pada kemasannya, lalu aduk.
  4. Biarkan beberapa jam terlebih dahulu, lalu tambahkan ikan cupang untuk menghindari pertumbuhan jentik nyamuk.
  5. Selanjutnya belilah bibit azolla kepada pembudidaya, untuk awal-awal belilah sedikit terlebih dahulu, lalu tempatkan bibit tersebut di wadah kecil dengan air bersih sebelum di tempatkan di tempat pembudidayaan, hal ini dimaksudkan agar bibit azolla segar kembali
  6. Setelah siap, pindahkan azollan ke dalam tempat pembudidayaan, jaga agar air hujan tidak masuk ke dalam kolam. Berikan nutri hidroponik dan pupuk kandang selama pembudidayaan seseuai kebutuhan. Azolla biasanya sudah dapat dipanen dalam waktu 2 minggu.

Lakukanlah percobaan terlebih dahulu dengan membudidayakan azolla dengan skala yang kecil, bila sudah berhasil lakukanlah dengan skala yang lebih besar lagi. Nantinya pembudidaya akan menemukan trik-triknya sendiri agar hasil panen dapat maksimal meskipun budidaya dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas.