Budidaya Pembesaran Ikan Cupang Skala Rumahan

543

budidaya-cupang-ungu

Budidaya pembesaran ikan cupang mulai banyak digemari di Indonesia, disamping sangat mudah sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja, lahan yang dibutuhkan pun tidak banyak bahkan bisa dilakukan di dalam rumah dengan menggunakan rak-rak yang disusun ke atas dan akuarium-akuarium kecil. Dengan begitu modal yang dikeluarkan pada awal budidaya bisa disesuaikan dengan kemampuan calon pembudidaya masing-masing.

Berbeda dengan budidaya yang melakukan pemijahan, budidaya jenis ini hanya membeli anakan ikan cupang yang masih kecil untuk kemudian dibesarkan hingga ukuran siap jual. Pembudidayaan hanya berfokus pada pembesaran, bagaimana cara agar ikan cupang cepat besar dan memiliki kualitas yang baik sehingga memiliki harga jual yang tinggi namun tetap dengan biaya pemeliharan yang murah. Untuk pasar sendiri para pembudidaya tidak perlu khawatir karena ikan cupang merupakan ikan yang memiliki penggemar tersendiri dan yang terpenting ikan ini bukan ikan musiman yang hanya ramai pada saat-saat tertentu saja. Jadi dapat dipastikan, bila budidaya berjalan sebagaimana mestinya maka hasilnya akan menguntungkan.

Berikut ini langkah-langkah singkat budidaya pembesaran ikan cupang skala rumahan :

  1. Siapkan tempat pembudiayaan beserta wadahnya dan susun rapi agar memudahkan pembudidayaan, kemudian isi dengan air bersih hingga penuh.
  2. Beli anakan ikan cupang jantan berkualitas yang masih kecil di pembudidaya. Pilih anakan yang benar-benar berkualitas dan nantinya memiliki harga jual yang tinggi saat dewasa. Disarankan untuk memilih anakan jantan saja karena nantinya lebih mudah untuk dijual dan harganya lebih mahal.
  3. Setelah itu, anakan siap ditempatkan di wadah-wadah yang sudah disediakan tadi.
  4. Pembudidayaan ini pada intinya terletak pada pemberian pakan agar anakan ikan cupang cepat besar. Berikan pakan kutu air daphnia magna dan jenting nyamuk, pakan ini merupakan pakan terbaik bagi ikan cupang. Pakan tersebut bisa didapatkan dengan mencarinya di alam atau membudidayakannya sendiri. Berikan pakan dua kali sehari pada pagi dan sore hari dengan takaran sesuai dengan ukuran ikan.
  5. Selama pembudidayaan perhatikan kualitas air, bila sudah keruh segera ganti dengan air baru agar ikan cupang tetap sehat.
  6. Pemanenan bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan pembudidaya dan permintaan pasar, apakah akan dipanen setelah satu bulan atau setelah tiga bulan.

Cukup enam langkah di atas anda sudah bisa melakukan budidaya ini. Pada dasarnya budidaya ikan cupang memang sangat mudah karena ikan ini memiliki daya tahan yang kuat, selain itu biayanya juga murah karena tidak memerlukan aerator dan peralatan lainnya yang membutuhkan tenaga listrik. Bila budidaya pembesaran ikan cupang skala rumahan milik anda sudah bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan, jangan lupa untuk terus mengembangkannya hingga anda bisa memijahkan sendiri ikan cupang, tidak lagi hanya sebagai pembudidaya pembesaran.