Menanam Mint Di Pekarangan Rumah

567

budidaya-tanaman-mint

Menanam mint sebenarnya sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa membutuhkan keahlian khusus. Itu lah mengapa saat ini menanam mint di sekitar pekarangan rumah sedang menjadi tren di antara para ibu rumah tangga. Sehingga jangan pernah kaget saat anda menjumpai banyak rumah yang menanam tanaman ini, baik di dalam pot maupun di dalam polibag plastik.

Selama ini banyak orang menganggap bahwatanaman ini sulit untuk ditanam, perlu perawatan khusus dan sulit mencari bibitnya. Padahal semua anggapan itu salah, asal punya kemauan tanaman mint bisa ditanam dengan mudah. Tanaman mint juga bisa tumbuh di hampir semua daerah di Indonesia, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, meskipun nanti hasilnya akan berbeda-beda. Tanaman mint yang ditanam di daerah yang cocok akan memiliki kualitas yang lebih baik dari pada tanaman mint yang ditanam di daerah yang tidak cocok. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah bila tujuan penanaman hanya untuk sekedar hobi dan hasil panennya dinikmati sendiri.

Berikut ini langkah-langkah menanam mint yang paling sederhana dan mudah untuk diikuti :

Persiapan :

  1. Hal pertama yang harus disiapkan adalah bibit mint. Bibit bisa didapatkan dengan dua cara, pertama dengan cara membeli benih mint berupa biji di toko-toko pertanian dan yang kedua dengan cara membeli mint di supermarket yang biasanya berupa daun dengan tangkai yang masih ada akarnya. Sangat disarankan untuk menggunakan cara kedua karena disamping lebih praktis, bibit mint berupa benih sangat jarang yang menjualnya.
  2. Setelah mendapatkan mint yang masih ada tangkainya, potong tangkai bagian bawah dan sisakan dua lembar daun mint saja yang lainnya buang, lalu siapkan botol air mineral yang sudah diisi air dan kemudian masukkan bibit mint tadi. Tunggu hingga bibit tersebut ada akarnya hingga cukup panjang untuk ditanam di media tanah.
  3. Sebelum bibit siap untuk ditanam di media tanah, siapkan terlebih dahulu tanah dan pot yang nantinya akan digunakan untuk menanam bibit yang telah dipersiapkan tadi. Campurkan tanah dengan pupuk kandang atau pupuk organik yang bisa dibeli di toko pertanian. Kemudian diamkan minimal satu minggu tanah tersebut. Bila bibit sudah siap, pindahkan ke dalam pot dengan hati-hati.
  4. Letakkan mint di tempat yang tidak terkena air hujan karena tanaman ini tidak boleh terlalu banyak terkena air.

Perawatan dan pemanenan :

  1. Tidak ada perawat khusus terhadap tanaman mint, lakukan penyiraman bila tanah sudah dirasa kering dan lakukan pemupukan dengan pupuk organik sesuai dengan aturan yang ada di kemasan pupuk tersebut .
  2. Tanaman mint akan tumbuh dengan cepat seperti rumput, jaga agar akarnya tidak keluar pot karena akan menyerap nutrisi tanaman lain.
  3. Tanaman mint bisa dipanen kapan saja saat daunnya sudah mulai banyak.

Demikianlah cara menanam mint yang paling sederhana dan paling mudah untuk diikuti. Saat mint sudah bisa dipanen, membuat apa pun bisa dicampur dengan daun ini, seperti saat membuat teh atau susu.