Ini Dia Perbedaan Serangan Jantung dan Gejala Sakit Jantung

58

gejala-serangan-jantung

Membahas pandangan orang-orang tentang gejala dari penyakit jantung yang sering kali membingungkan, pada kesempatan ini dr Hasril Hadis, SpJP(K), FIHA,  seorang Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dan berpraktek di berpraktik di RS Pertamedika Sentul, mendeskripsikan gejala-gejala terjadinya penyakit jantung.

Menurut dr Hasril, yang kami kutip dari situs detik, gejala penyakit jantung dibagi menjadi dua, yaitu sakit jantung dan serangan jantung.  Untuk mengetahui lebih dalam, berikut penjelasannya :

Sakit jantung

  1. Dada terasa sakit.

Sakit jantung umumnya ditandai dengan munculnya rasa nyeri di area dada. Perbedaanya dengan serangan jantung, umumnya sakit yang timbul pada pasien sakit jantung tersebut konstan serta muncul pada saat berakhirnya aktivitas atau dalam keadaan emosi. Di samping hal tersebut, durasi waktunya kurang dari 5 sampai 10 menit dan dapat lenyap dengan melakukan rehat.

  1. Mengalami sesak napas

Sulit bernapas merupakan tanda yang biasa terjadi sebab terdapat penyumbatan atau atau pengecilan di pembuluh darah koroner. dr Hasril menjelaskan bahwa koroner merupakan urat pada dinding jantung yang berfungsi memompa jantung. Jika terjadi penyumbatan atau pengecilan, maka hal trsebutlah yang dinamai penyakit jantung koroner. Dan sesak napas merupakan bagian dari gejala jantung koroner.

  1. Jantung berdebar-debar dan timbul gejala yang lain

Jika fungsi jantung terganggu maka dapat menimbulkan gejala yang lain, seperti mual, muntah, pingsan serta rasa berat di dada yang diartikan sebagai rasa nyeri bagaikan ditimpa benda yang berat. Apabila sakit jantung, umumnya dampak dari obat yang berada dibawah dapat menolong.

 

Serangan jantung

Pada saat terkena serangan jantung, gejala atau tanda yang timbul akan lebih berat. Contohnya sakit dada yang luar biasa, muncul tiba-tiba, dan rasanya bagaikan di tekan benda yang keras.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah ini juga menjelaskan, jika muncul tanda-tanda seperti itu dan belum terdiagnosis, maka orang tersebut wajib dirujuk ke rumah sakit paling dekat. Karena mayoritas orang tidak mengetahui dan beranggapan bahwa yang menyerangnya itu merupakan angin duduk atau masuk angin. Sehingga sering kali masyarakat hanya mengerok badannya serta akan memperlambat proses ke rumah sakit.

Serangan jantung muncul karena adanya pengendapan lemak pada pembuluh koroner. Pada saat serangan jantung, terjadi pecahnya kerak pembuluh darah, yang kemudian tubuh berusaha untuk menyumbat kerak yang pecah tadi sehingga terbentuklah darah yang membeku. Apabila terjadi pembekuan darah yang sangat berlebihan, pembuluh darah dapat membentuk aliran darah buntu dan mengakibatkan serangan jantung yang luar biasa.

Terjadinya serangan jantung yang luar biasa ini bertujuan untuk meperlancar darah yang tersumbat. dr Hasril mengilustrasikan peristiwa tersebut dengan mengibaratkan pembuluh darah sebagai jalan tol yang sedang terjadi aksi demonstrasi yang mengakibatkan jal tol tersebut terbendung oleh para pendemonstran dan menyebabkan kendaraan tidak dapat melalui jalan tersebut. Ketika berlangsung pembekuan darah, otot jantung tidak memperoleh makanan sehingga menyebabkan otot jantung mati. Beruntung jika hanya pompanya yang lemah, namun jika system listrik jantung sampai terganggu, maka dapat memunculkan ganggguan listrik yang begitu deras yang dinamakan dengan ventricular cardiomyopathy. Kecepatan listrik tersebut begitu deras akibatnya aliran darah yang menuju ke otak dan semua bagian tubuh menurun. Hal tersebut mengakibatkan menginggalnya seseorang secara tiba-tiba yang disebabkan oleh tertutupnya aliran darah dan mengusik listrik jantung. Sehingga meninggal secara tiba-tiba kerap kali merupakan gangguan ritme jantung yang begitu cepat.