Serangan Bom Bunuh Diri di Jalalabad 36 Tewas Ratusan Luka luka

50

bom-bunuh diri-di jalalabad

Setidaknya 36 orang tewas dan lebih dari 110 orang terluka setelah seorang penyerang Bom bunuh diri meledakan Dirinya di dekat kerumunan pekerja untuk antri menarik gaji mereka di Afghanistan timur Sabtu, menurut polisi setempat.

Ledakan itu menghantam sebuah pasar yang ramai di dekat sebuah bank di Jalalabad, ibukota provinsi dekat perbatasan dengan Pakistan.

“Ledakan Itu sangat kuat dan menghancurkan banyak toko-toko dan kantor,” Jenderal Fazel Ahmad Sherzad, kepala polisi provinsi untuk provinsi Nangarhar, kata. Dia mencatat bahwa jumlah korban tewas kemungkinan bisa bertambah.

Penyerang, yang mengendarai sepeda motor, meledakkan bom sementara kedua personil militer dan sipil sedang menunggu untuk menerima gaji mereka dari bank, kata Sherzad.

Rumah Sakit Provinsi Jalalabad menerima lebih dari 150 orang yang terluka dan kewalahan, Dr. Najibullah Kamawal mengatakan kepada NBC News.

“Rumah sakit tidak mampu mengatasi dan membutuhkan darah. Kami menyerukan kepada warga untuk maju dan menyumbangkan darah,” katanya.

Taliban membantah keterlibatan apapun dan mengutuk serangan itu. “Kami menolak dan mengutuk ledakan terhadap warga sipil di dekat sebuah bank dan kuil di Jalalabad,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid via twitter.

Tidak ada kelompok lain yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Ledakan lain dilaporkan terjadi dekat sebuah kuil di Jalalabad Sabtu pagi di mana tidak ada yang terluka, kata Ahmad Zia Abdulzai, juru bicara gubernur provinsi Nangarhar.