Waspadai Tanda Tanda Bahaya dalam Kehamilan

37

tanda-bahaya-dalam-kehamilan

Bagi wanita yang sedang hamil, sedikit saja rasa sakit dapat menjadi sumber bahaya. Oleh karena itu, sangat penting menjaga kesehatan saat hamil agar terhindar dari bahaya. Ada beberapa tanda bahaya dalam kehamilan yang harus diwaspadai. Jika pertanda tersebut muncul, segeralah lakukan pemeriksaan agar bisa mendapat pertolongan yang tepat.

Mungkin bagi yang tidak mengetahui, sulit membedakan pertanda yang membuat bahaya dan yang masih tergolong aman. Jadi ketahuilah pertanda berikut agar Anda bisa lebih waspada.

Pendarahan

Pendarahan saat hamil bisa mengartikan banyak hal. Jika terjadi perdarahan yang teramat parah dan disertai kram layaknya orang haid, atau terasa pusing dan akan pingsan pada trimester pertama ini bisa jadi kehamilan di luar kandungan. Hamil di luar kandungan bisa terjadi apabila sel telur yang telah berhasil dibuahi tertanam di tempat yang tidak semestinya. Selain berbahaya bagi janin, hamil di luar kandungan juga mengancam keselamatan ibu yang mengandung. Jika perdarahan yang terjadi sangat hebat pada trimester pertama atau trimester kedua awal ini merupakan tanda keguguran. Jadi intinya, perdarahan yang terjadi pada wanita hamil pada trimester berapapun harus diwaspadai karena sangat berbahaya.

Mual dan muntah

Meskipun mual dan muntah umum terjadi pada orang yang hamil, namun jika sangat parah juga bisa menjadi bahaya. Mual dan muntah yang terjadi terus menerus bisa menjadi tanda bahaya dalam kehamilan. Sebab akan membuat sang ibu hamil tidak bisa mengonsumsi apapun. Padahal pada kondisi hamil, seorang wanita harus lebih banyak konsumsi makanan bergisi untuk kebutuhan janin dalam kandungan. Selain membahayakan janin, ibu hamil juga terancam mengalami kurang gizi sehingga berisiko bayi lahir cacat atau prematur. Karena itu, jika mual dan muntah terjadi terus menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau bidan.

Aktivitas janin menurun

Jika bayi dalam kandungan Anda biasanya aktif bergerak lalu tiba-tiba terdiam seperti kehabisan energi, waspadai hal ini. Bisa jadi hal ini dikarenakan bayi dalam kandungan kekurangan asupan nutrisi dan oksigen dari placenta. Segera hubungi bidan/dokter untuk berkonsultasi mengenai hal ini.

Kontraksi dini

Kehamilan Anda telah memasuki trimester ketiga? Kontraksi bisa saja terjadi menjelang masa kelahiran. Namun nyatanya banyak ibu yang ‘tertipu’ dengan tanda kelahiran yang sebenarnya. Kontraksi dini seperi ini sulit diprediksi. Tak memiliki ritme dan intensitasnya tidak meningkat. Sedangkan kontraksi yang menjadi pertanda kelahiran sesungguhnya yaitu memiliki ritme yang pasti dan terus meningkat intensitasnya.

Pecah ketuban

Ketika Anda merasa ada air yang keluar dari jalan lahir dalam jumlah banyak, bisa jadi ini ketuban yang pecah. Mungkin sulit untuk membedakannya dengan air kencing. Cobalah pergi ke kamar mandi untuk buang air, jika air masih tetap keluar dipastikan itu adalah ketuban yang pecah. Anda harus mendapat pertolongan segera dengan pergi ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Waspadai tanda bahaya dalam kehamilan seperti di atas. Kuncinya adalah selalu berkonsultasi pada petugas kesehatan seperti bidan atau dokter.

 

Agen Poker
loading...