Wow !! Ahok Legalkan Prostitusi Dengan Bangun Apartemen Khusus PSK

45

Wow !! Ahok Legalkan Prostitusi Dengan Bangun Apartemen Khusus PSK

Senin (27/4/2015) lalu Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefulah menuturkan bahwa Ahok sudah merancang agar prostitusi tidak menyebar kemana-mana. Ide paling mutakhir adalah, dengan meletakkan prostitusi itu pada satu titik. Nantinya bukan tidak mungkin pemerintah menyiapkan apartemen khusus dan para pekerja seks komersial (PSK) di apartemen tersebut memiliki izin dari Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau lebih akrab disapa Ahok berencana membangun apartemen khusus PSK. Sang pemimpin Jakarta menyadari bahwa dilegalkannya prostitusi pasti akan mendapatkan tentangan dari masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya siap melakukan debat terbuka mengenai pembuatan lokalisasi di ibukota.

Disampaikan Saefullah, “Ide Pak Gubernur adalah, tower (di apartemen) mana yang dilegalkan di situ untuk urusan itu (prostitusi). Mengenai lokasinya belum kita bahas. Kalau seperti itu, ini nanti dilihat kira-kira masukan dari masyarakat, sosial ekonominya, seperti apa.”

“Kalau bisa ada satu apartemen yang memang berizin, profesi itu (pekerja seks) diberikan sertifikat seperti di Filipina,” tambahnya.

Ide Ahok ini muncul sebagai respons atas berkembangnya praktik prostitusi online di beberapa apartemen dan rumah kos di Jakarta. Ahok menilai, bahwa prostitusi bagaimana pun akan tetap ada selama masyarakat masih ada. Mengenai kemungkinan penolakan dari masyarakat, Ahok siap berdialog.

Sang gubernur menuturkan, “Saya pikir susah kalau (pemerintah) melegalkan prostitusi. Tapi idenya memang seperti itu. Kalau legal, saya bisa tahu siapa (saja) yang di dalam. Bahkan saya bisa batasi supply-nya dari mana. Saya bisa kontrol semua.”

“Itu (pembukaan lokalisasi) hanya wacana, kita tahu pasti ditolak. Tanpa izin DPRD  (hal tersebut) tidak mungkin dilakukan. Makanya saya katakan itu hanya pilihan saja. Kita bisa berdebat soal itu. Anda ingin sampah berserakan dimana-mana atau Anda taruh di toilet?”