Mahasiswi UPN Tewas Dikamar, Ngeri Gentayangan Penghuni Kos Banyak Yang Pindah - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Mahasiswi UPN Tewas Dikamar, Ngeri Gentayangan Penghuni Kos Banyak Yang Pindah

on

jenazah Selvina

Sapujagat.com Selvina Amelia Agustina, mahasiswi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta ditemukan tewas di kamarnya dalam keadaan membusuk, Rabu (29/4). Jenazah Selvi diduga sudah meninggal sejak dua hari lalu tanpa diketahui oleh teman kosnya yang berada di daerah Seturan, Depok, Sleman.

Di antara dua kakinya tergeletak mayat bayi yang diperkirakan baru dilahirkannya. Saat ditemukan keduanya tewas dalam keadaan sudah membusuk.

Menurut penjaga Kos Puri Kristi, Joko Purnomo, dia menemukan korban setelah mencium bau busuk menyengat di sekitar kos. Awalnya Joko menduga bau menyengat itu bangkai tikus yang mati membusuk di atas genteng.

“Ada bau-bau begitu apa, saya cek siapa tahu ada tikus mati di genteng. Pas cek saya lihat ada banyak lalat di dekat kamar,” katanya pada wartawan, Rabu (29/4) kemarin.

Joko kemudian turun dan mencoba mengintip melalui kaca jendela di kamar nomor 14 yang ditempati Selvi. Joko pun kaget ketika melihat korban sudah tergeletak dan membusuk. Karena panik dia kemudian lari dan menceritakan ke warga.

“Pertamanya saya ketok pintunya, tapi nggak ada jawaban, terus saya intip dari jendela. Di situ ada bayinya juga sudah meninggal,” ujarnya.

Penemuan tersebut pun membuat gempar warga dan penghuni kos. Mereka pun berbondong-bondong mendatangi kos Puri Kristi untuk melihat evakuasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Selvi diduga meninggal saat melahirkan anaknya yang berjenis kelamin laki-laki karena pendarahan hebat. Saat ditemukan ari-ari bayi pun belum terputus.

Penghuni Kos Pindah Karna Takut Arwah Selvina Gentayangan

Para penghuni kos Puri Kristi mulai mengungsi dan pindah ke kos lainnya. Menurut pengakuan penjaga kos, Joko Purnomo sampai saat ini sudah ada tujuh penghuni kos yang memutuskan untuk pindah.

“Kalau yang sudah bilang mau pindah ada tujuh,” katanya pada wartawan, Kamis (30/4).

Selain itu penemuan jenazah tersebut membuat banyak para penghuni kos mengungsi karena takut dan bau yang masih menyengat.

“Semalam cuma ada empat orang yang tinggal di kos, padahal ada 27 penghuninya,” ujarnya.

Sementara itu Susanti salah seorang penghuni kos yang juga mahasiswi UPN memutuskan pindah karena merasa takut. Bahkan kedua orang tuanya juga datang untuk membantu anaknya pindah kos.

“Saya sudah dua tahun di kos ini, nggak ada masalah, tapi setelah ada kejadian itu jadi takut juga,” ungkapnya.

Recommended for you