Pasca Penangkapan Jero Wacik Oleh KPK, Dirinya Mengharpkan Pertolonga Dari SBY dan Jokowi - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Pasca Penangkapan Jero Wacik Oleh KPK, Dirinya Mengharpkan Pertolonga Dari SBY dan Jokowi

on

Pasca Penangkapan Jero Wacik Oleh KPK, Dirinya Mengharpkan Pertolonga Dari SBY dan Jokowi

Selama menjadi Menteri ESDM, Jero melalui Waryono dan bawahannya yang lain diduga memeras sejumlah rekanan pengadaan di kementerian tersebut. Terhitung sejak tahun 2011 hingga 2013, menurut KPK, total uang yang diperoleh Jero dari pemerasan itu mencapai Rp 9,9 miliar.

“Tadi saya tidak mau menandatangani berita acara penahanan karena saya menganggap saya sudah mengajukan permohonan untuk tidak ditahan,” ujar Jero saat keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Selasa malam.

Jero mengatakan kepada penyidik bahwa ia akan kooperatif selama penyidikan, tidak akan melarikan diri, tidak akan menghilangkan barang bukti, dan tidak akan mengulangi perbuatannya. Ia lantas meminta kepada KPK untuk menegakkan keadilan.

“Saya sudah ajukan tadi pagi, ternyata saya ditahan. Saya tidak bisa apa-apa,” kata Jero.

Kabar yang dihimpun menyebutkan, KPK menjerat Jero sebagai tersangka dalam dua kasus. Jero diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata periode 2008-2011 dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2011-2013.

Pada kasus di Kemenbudpar, dugaan korupsi yang dilakukan Jero terkait penggunaan anggaran untuk memperkaya diri atau orang lain saat masih menjabat sebagai Menbudpar. KPK menduga kerugian negara yang disebabkan Jero senilai Rp 7 miliar.

Selain kasus tersebut, KPK juga menetapkan Jero sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di Kementerian ESDM. Dalam kasus tersebut, penetapan Jero sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan di Sekretariat Jenderal ESDM yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karno.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik ditahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (05/05/2015). Jero sempat menolak menandatangani berita acara penahanannya oleh KPK.

Meminta Pertolongan Jokowi dan SBY

Jero kemudian meminta kepada seluruh keluarga dan masyarakat Indonesia agar mendoakan dirinya selama proses penahanan.

“Terakhir untuk istri dan anak-anak, keluarga di Bali kemudian mayarakat Indonesia yang mengenal saya, mohon doanya agar saya tabah dan tawakal dan sabar jalani proses hukum ini,” tukas politikus senior Partai Demokrat ini.

Jero pun langsung ditahan di Rumah Tahanan Klas I Cipinang, Jakarta Timur.

“Demi kepentingan penyidikan, JW ditahan di Rutan Salemba untuk 20 hari pertama,” ujar Kepala Bagaian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Jero bahkan sebelumnya menyampaikan surat permohonan agar tidak ditahan. Namun, surat tersebut ternyata tidak ampuh bagi penyidik KPK. Terkait penahanannya itu, Jero pun meminta keadilan ditegakkan. Jero bahkan sampai menyebut nama Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

“Saya mohon Pak Presiden Jokowi, Bapak mengenal saya dengan baik. Saya merasa diperlakukan tidak adil. Pak Wapres Pak JK, lima tahun saya di bawah bapak. Pak SBY juga pak presiden ke enam. Saya diperlukan seperti ini mohon dibantu bapak. Saya tidak tahu apa yang mesti saya lakukan,” pinta Jero di KPK, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

 

Recommended for you