Waduh, Tahun 2016 SIM C Akan Di Bagi Menjadi 3 Golongan Nih !

32

Waduh, Tahun 2016 SIM C Akan Di Bagi Menjadi  3 Golongan Nih !

Jika anda sudah berumur 17 tahun dan memiliki KTP, anda sudah harus wajib memiliki SIM ( Surat Izin Mengemudi) SIM di Indonesia memiliki 3 tipe, yaitu :

  • SIM A

Surat Izin Mengemudi A berlaku untuk mengemudikan kendaraan mobil penumpang dan barang perorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg
Syarat usia          : Minimal 17 Tahun

  • SIM B I

Surat Izin Mengemudi B I berlaku untuk mengemudikan kendaraan mobil penumpang dan barang perorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg
Syarat usia          : Minimal 20 Tahun

  • SIM B II

Surat Izin Mengemudi B II berlaku untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan menarik, atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk keretan tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.
Syarat usia          : Minimal 21 Tahun

  • SIM C

Surat Izin Mengemudi C berlaku untuk mengemudikan Sepeda Motor.
Syarat usia          : Minimal 17 Tahun

  • SIM D

Surat Izin Mengemudi D berlaku untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang cacat.
Syarat usia          : Minimal 17 Tahun

Surat Izin Mengemudi (SIM) tipe C segera dipecah menjadi tiga jenis mulai tahun 2016. SIM C akan diklasifikasikan untuk pengendara sepeda motor dengan kapasitas di bawah 250 cc, 250 cc sampai 500 cc, dan di atas 500 cc. Dengan demikian pengguna motor bebek atau skutif harian akan memiliki SIM C yang berbeda dengan pemakai motor sekelas motor gede seperti Yamaha R25 hingga Harley Davidson.

“Kami akan lakukan klasifikasi khusus untuk SIM kendaraan roda dua dengan pemilahan spesifik berdasarkan kapasitas mesinnya, mudah-mudahan pada tahun 2016 bisa,” kata Inspektur Jenderal Condro Kirono, Kepala Korlantas Mabes Polri, seperti dikutip Detik Oto.

Selain itu Condro mengingatkan sebaiknya jika ingin mengajukan SIM sudah punya pengenalan dan kesadaran untuk keselamatan berkendaran. Salah satu dengan cara mengikuti pelatihan berkendara.

“Di Undang-Undang sifatnya masih pencerahan, mengamanatkan agar setiap pemohon SIM lebih dulu mengikuti pelatihan berkendara baik melalui lembaga maupun mandiri,” katanya.

Untuk saat ini belum ada kewajiban dalam pengajuan SIM untuk mendapatkan dahulu sertifikat dari lemabaga pelatihan berkendara. Pasalnya, belum ditemukan banyak pelatihan dengan instruktur yang memiliki sertifikasi nasional.

‎ “Makanya belum kami wajibkan, soalnya dengan kondisi belum banyak instruktur berserikat nasional, kalau kami wajibkan malah ada kecenderungan bakal menjadi kontraproduktif,” pungkasnya.

Oleh sebab itu pengendara motor yang memiliki kapasitas mesin berbeda dengan tipe kendaraan harian umumnya disarankan untuk memiliki SIM C yang baru nantinya. Umumnya motor bebek dan skutik punya kapasitas di bawah 250 cc. Sementara itu bagi pemilik motor sekelas Yamaha R25, CBR 250R, Kawasaki Ninja FI, dan sebagainya harus punya jenis SIM C sesuai klasifikasinya kalau tidak ingin kena tilang.

Agen Poker
Loading...