Penulis Buku 'Jakarta Undercover' Moammar Emka Angkat Bicara Soal Prostitusi Yang Bikin Heboh - Infotainment News Online Terkini

JagatHot

Penulis Buku ‘Jakarta Undercover’ Moammar Emka Angkat Bicara Soal Prostitusi Yang Bikin Heboh

on

Moamar Emka bahas Artis AA

 

Sapujagat.com – Penulis buku yang kerap mengangkat dunia gemerlap (dugem) di Jakarta, khususnya yang melibatkan para artis, Moammar Emka mengatakan banyak mucikari yang memproyeksikan wanita binaannya menjadi artis dengan tujuan untuk menaikkan tarif jasa pelayanan seksnya.

Emka mengatakan, prostitusi yang berasal dari kalangan biasa harus disaring dengan tahapan audisi dan diberi pendidikan informal, baru kemudian dijual dengan harga sekelas artis.

“Biasanya mereka (pekerja seks) kebanyakan dari nol. Ada yang di sekolahin secara informal seperti kursus-kursus kepribadian, kursus fashion, kursus make up, dan table manner. Itu semua untuk mencapai tahap pengorbitan,” tutur Emka yang menulis buku ‘Jakarta Undercover’ ini.

Dijelaskannya, setiap germo biasanya menjajakan para artis dadakan ini kepada pelanggan dengan harga antara Rp 5 hingga 15 juta. Artis dadakan yang ia maksud misalnya pekerja seks yang wajahnya baru muncul sebagai foto model di majalah dewasa.

Seringnya wajah “artis” karbitan ini muncul di media massa, maka harga jual ‘artis dadakan’ tersebut akan berangsur-angsur naik.

“Biasanya untuk foto model yang di majalah, harganya Rp 5 sampai Rp 15 juta untuk short time. Tetapi semakin dia sering tampil sebagai model di majalah atau jadi figuran di televisi, maka harganya akan naik mengikuti popularitasnya,” pungkas Emka.

Prostitusi di kalangan artis dilakukan dengan beragam modus. Sebelum transaksi seks, artis pelaku prostitusi ini awalnya hanya sebatas diajak oleh pengusaha atau pejabat untuk menemani jalan hingga makan malam.

Moamar Emka, penulis buku ‘Jakarta Undercover’ menjelaskan, sebelum melakukan prostitusi, para artis ini akan diajak ‘GM’ alias germonya untuk keperluan acara dan bertemu di meeting point.

“Nanti diajak makan siang atau makan malam, atau disuruh antar karaoke bareng, atau diajak belanja,” ungkap Moamar, Senin (11/5/2015).

Setelah menemani ‘om’, artis pelaku prostitusi online ini selanjutnya diajak untuk berkencan.

“Nanti lanjut ke transaksi berikutnya, tapi masuknya lewat mucikarinya,” ungkapnya.

Mucikari seorang artis ini bisa dilakukan oleh manajer artis itu sendiri, pihak agency hingga asistennya sendiri. Yang pasti, mucikari ini harus yang sudah punya link di dunia gelap prostitusi kalangan artis.

“Ya mucikarinya sudah pasti punya link yang kuat, gimana mau ‘laku’ dijual kalau enggak punya link yang kuat,” tuturnya.

 

Recommended for you