PSK Artis Ala Robby Abbas Eksklusif Buat Polisi Sulit Ungkap Prostitusi

39

mucikari Obbie ekskusif

 

Sapujagat.com – Sejak penangkapan AA, beredar sejumlah nama artis dan model yang bisa dibooking lengkap dengan tarifnya. Nama-nama ini disebarkan lewat pesan berantai. Diduga nama-nama itu berasal dari forum dunia malam. Menurut para penikmat dunia malam, prostitusi artis ini memang bukan barang baru.

Daftar-Daftar Artis Bokingan RA, bukan perkara mudah membooking para artis ini. Syarat pertama, pelanggan harus menjamin kerahasiaan artis. Harga wah itu belum termasuk tiket dan hotel. Jadwal kencan diatur sang artis. Dan harga tersebut hanya untuk sekali kencan.

Kini Polisi terus mendalami kasus prostitusi yang diduga melibatkan sejumlah artis salah satunya berinisial AA. Meski demikian, polisi belum berniat memanggil saksi lainnya karena fokus memeriksa tersangka Robbie Abbas alias Obbie.

Sekadar diketahui, selain AA kabarnya ada 200 artis lagi yang terlibat bisnis esek-esek ini.

“Saya sampaikan, proses penyelidikan fokus pada profesi pelaku, bukan kepada saksi. Karena pasal yang kita gunakan andalan mucikari, jadi perempuan-perempuan itu kita jadikan saksi,” ungkap Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/5).

Wahyu juga menegaskan tidak menemukan keterlibatan para pejabat dalam penyidikan terhadap Obbie. “Kalau ada pejabat yang terlibat kami belum temukan. Sementara hanya RA sendiri yang kami periksa,” jelasnya.

Saat terus didesak soal identitas 200 perempuan yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi itu, dia tetap tak mau membukanya.

“Kami prioritaskan kerahasiaan para perempuan karena selama tiga tahun operasi sulit diungkap. Sangat tidak mudah karena eksKlusif sekali,” papar Wahyu.

Wahyu juga mengaku tidak jumawa untuk memanggil para lelaki hidung belang yang menggunakan jasa 200 PSK ini sebab delik hukumnya hanya pada sang mucikari Obbie.

“Berdasarkan pasal yang diterapkan, urgensi untuk pengguna jasa itu tidak ada sebenarnya. Pasal 296 juncto 506 KUHP hanya dikenakan kepada mucikarinya saja. Sejauh ini, pemahaman kami terkait penerapan pasal ini, apa yang kami lakukan sudah cukup. Tapi nanti akan dilakukan gelar. Apa yang kurang akan dilengkapi. Segala pendapat akan masuk dalam proses gelar itu. Tunggulah hasilnya karena pendalaman pemeriksaan tersangka pun sebenarnya belum selesai. Interogasinya masih berjalan,” lanjut dia.

Untuk keperluan penyidikan PSK online ini, dijelaskan wahyu jika pihaknya menggunakan alat asistensi untuk pengembangan lebih lanjut.

“Ya sekarang sedang digunakan. Yang jelas alat untuk men-support pengungkapan teknologi, jenis alatnya apa tidak mungkin saya sampaikan. Itu hanya konsumsi penyidik. Alat itu digunakan ke tersangka,” pungkas Wahyu.