Hati – Hati Beras Pelastik Menyebar Ke Masyarakat !

43

Hati - Hati Beras Pelastik Menyebar Ke Masyarakat  !

Sebuah video yang pertama kali muncul di dumay awal bulan Mei memperlihatkan aktivitas sebuah pabrik pengolahan limbah plastik. Seorang pekerja terlihat memilah plastik dan memasukkannya dalam mesin. Mesin yang bekerja dengan suara ribut itu di video terlihat menghasilkan butiran berwarna putih, yang saat dipegang oleh pembuat video, tampak mirip seperti butiran beras putih.

Beras abal-abal dari China tersebut dikatakan tak hanya diedarkan di benua tersebut saja, namun juga ada yang diekspor ke beberapa negara.

Kehati-hatian dalam memilih bahan makanan perlu karena baru-baru ini beredar kabar tentang adanya beras palsu yang berbeda dari biasanya. Hal itu dialami oleh Dewi Setiani, warga Bekasi, Jawa Barat yang merasa resah dengan beras yang dia beli Minggu (17/5) kemarin.

Jenis beras yang dibeli Dewi berbeda dengan beras biasanya. Mulai dari bentuk, hingga rasa, beras ini lebih terasa seperti plastik. Awalnya, Dewi membeli persediaan beras di Pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi untuk diolah menjadi nasi uduk. Menurut pedagang, beras ini berasal dari Karawang dengan merek Straramos.

“Kemarin saya beli beras di pasar. Seperti biasa saya membeli beras ini kiloan dengan harga Rp 8000 per kilo. Tapi saat saya beli ini engga seperti beras yang saya konsumsi sebelumnya,” terang Dewi sebagaimana dilansir Merdeka, Senin (18/05/2015).

Apakah itu berarti beras palsu dari bahan plastik sudah beredar pula di Indonesia? Apakah Indonesia mengimpor beras dari China dan sebagian merupakan beras yang dibuat di pabrik limbah seperti pada video yang beredar luas tersebut?

Memang belum ada penyelidikan lebih lanjut dari BPOM atau pihak lain yang terkait perihal beras palsu, apakah sudah mulai masuk ke Indonesia. Namun konsumen sebaiknya waspada dan tidak mengonsumsi nasi jika terlihat mencurigakan atau tak seperti biasanya.

Berikut video yang memperlihatkan proses pembuatan beras palsu tersebut.

https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=10X6Uc81Pq4

Makan berbahaya bukan hanya terdapat dalam makanan cepat saji, tetapi juga makanan yang diolah sendiri. Maka berhati-hatilah jika mengonsumsi suatu makanan, termasuk terhadap bahan-bahan dasar makanan yang akan kita olah. Jadi berhati – hatilah dalam memilih bahan olahan.