Mengapa Tangisan Ibu Angkat Angeline Membuat Polisi Curiga? - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Mengapa Tangisan Ibu Angkat Angeline Membuat Polisi Curiga?

on

ibu angeline dicurigai polisi

 

Sapujagat.com – Penemuan jasad Angeline di belakang rumah di dekat kandang ayam, jasad Angeline ditemukan polisi pada pukul 12.20 Wita, Rabu (10/6/2015). Saat itu penyidik kembali memeriksa rumah itu dan mencium bau tak sedap. Penyidik gabungan dari Polsek, Polresta Denpasar, dan Polda Bali kemudian menemukan gundukan tanah di bawah timbunan sampah.

Jasad Angeline ditemukan terbungkus bed cover dengan boneka dan tali di kedalaman 50 Cm. Polisi mencurigai beberapa hal, terhadap lokasi ditemukannya jasad Angeline salah satunya tangisan ibu angkat Angeline.

Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie menceritakan kecurigaan soal tangisan itu didapatnya saat polisi dan tokoh masyarakat bersama-sama mencari Angeline dan menyusuri jalan dari rumah Angeline ke sekolah. Saat itu Ronny melihat ibu angkat Angeline, Margriet Mendawa, sempat menangis namun ada yang mencurigakan.

“Ibunya kan sempat nangis-nangis tuh, kecurigaan saya tetap ada. Tapi sebagai seorang penyidik saya tahu cara apa yang harus saya lakukan. Dan yang utama saya itu mencari Angeline terlebih dahulu,” terang Ronny.

Polisi juga sudah melakukan pencarian ke rumah orang tua angkat Angeline yang merupakan rumah Margriet di Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali, hingga 2 kali namun tak membuahkan hasil. Setelah melakukan evaluasi penyelidikan awal, Ronny meminta kepada anggotanya untuk mencari lagi ke rumah Angeline.

“Karena dari beberapa hal ada yang mencurigakan,” jelasnya.

Setelah pencarian ketiga di rumah itu hari ini, polisi berhasil menemukan jasad Angeline terkubur di dekat kandang ayam di bawah tumpukan sampah di pekarangan rumahnya. Di kuburannya yang hanya setengah meter, ditemukan juga bed cover, tali dan boneka. Polisi masih menyelidiki kasus ini dan belum diketahui siapa yang membunuh Angeline.

Angeline merupakan anak angkat Margriet Mendawa yang bersuamikan orang kulit putih yang sudah meninggal 3 tahun lalu. Dia hilang sejak 16 Mei. Poster-poster hilangnya Angeline disebar oleh kakak angkatnya. Kakak angkatnya juga mengelola fanpage di Facebook “Fine Angeline-Bali’s Missing Child”. Namun tak dinyana Angeline ternyata ditemukan di area rumahnya sendiri.

Ketika pencarian Angeline dilakukan hari ini, Margriet dan anaknya tidak ada di rumah. Polisi lantas mencari keduanya dan memintai keterangan ke kantor polisi. Polisi juga memintai keterangan satpam, dua pembantu dan dua orang yang indekos.

Recommended for you