Inilah Video Wawancara Dengan Agus Pembunuh Angeline Yang Bekerja Sebagai PRT

42

agus pembunuh angeline

 

Sapujagat.com – Agus jadi tersangka dan mengakui terlibat dalam kasus pembunuhan Angeline. Pria asal Sumbawa ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah ibu angkat Angeline, Margriet di Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar.

Agus bertugas merawat ayam yang jumlahnya hampir 100 ekor. Saat Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei, Agus baru bekerja selama satu bulan. Dia mulai bekerja pada pertengahan April.

Seperti dikutip dari wawancara TvOne dengan Agus yang dilakukan sehari setelah Angeline hilang pada 17 Mei, raut wajah si pembantu itu tak menyiratkan rasa bersalah. Wawancara itu sudah beredar di situs YouTube.

Agus tampak biasa saja, tidak ada wajah ketakutan. Kepada reporter TvOne yang mewawancara dia bahkan sempat menuturkan tentang hari terakhir melihat Angeline yang menangis.

Sebelum menguburkan Angeline, tersangka Agus sempat mengambil boneka kesayangan korban dan mengikatnya bersama mayat korban. Hal tersebut dilakukan Agus supaya dirinya tidak didatangi roh korban.

“Saya kemarin sudah tanyakan ke Agus. Kata dia boneka kesayangan itu diikatkan bersama mayat korban agar keduanya menyatu dan rohnya tidak mencari saya (Agus),” terang pengacara Agus, Haposan Sihombing kepada detikcom, Jumat (12/6/2015).

Lalu, saat ditanyakan apa dasarnya, Agus mengaku berdasarkan adat di kampung halamannya. “Dia bilang menurut tetua adat jadi saya (Agus) ikuti,” terangnya.

Agus juga mengaku, jika saja saat waktu pembunuhan ibu angkat Angeline mencari Angeline di kamarnya, mayat korban pasti terlihat. Dikarenakan pelaku hanya menutupi dengan seprai.

“Ya, kalau saat itu ke kamar saya pasti terlihat,” kata Haposan yang mengulang perkataan Agus.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Margriet, ibu angkat Angeline di Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali. Polisi memastikan ada temuan-temuan menarik terkait kasus Angeline.

“Tim di lab masih bekerja. Ada banyak temuan-temuan menarik, antara lain baju korban dan yang lainnya,” jelas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Heri Wiyanto, Jumat (11/6/2015).

Heri membuka kemungkinan adanya kasus lain yang akan disidik polisi. Namun dia tak mau buru-buru memastikannya.

“Kalau itu sudah materi, ada semua di BAP,” jelas dia.

Agen Poker
Loading...