Inilah Cerita Mistis Yang Terjadi Dikediaman Rumah Angeline

41

Inilah Cerita Mistis Yang Terjadi Dikediaman Rumah Angeline

Setelah Angeline dibunuh dengan beribu hal janggal dan tanda tanya, dan pelaku yang ditetapkan malah menimbulkan pertanyaan ini pun membawa hal mistis di TKP ditemukannya mayat Angeline.

Hingga saat ini, baru satu tersangka pembunuhan Angeline yang telah ditetapkan, yakni Agustinus Tai. Namun, polisi masih terus mengembangkan penyidikan guna membongkar ada tidaknya keterlibatan pihak lain di sekitar rumah Angeline.

Dan baru saja ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus hilangnya Angeline, Polisi Bali bergerak cepat dalam menahan tersangka Margareith ibu angkat dari Angeline.

Ibu Angkat Angeline, Margriet Megawe, resmi ditahan penyidik dari Polda Bali setelah ditetapkan sebagai tersangka tadi siang, Minggu (14/6).

Meninggalnya Angeline menimbulkan banyak perhatian publik. Namun, dalam dua hari terakhir, ada banyak misteri dan kesan menyeramkan di rumah kediaman Angeline. Banyak kesaksian menyeramkan di rumah Angeline.

Salah seorang pengunjung bernama Valent mengisahkan suatu malam saat dia dan teman-temannya sedang duduk-duduk di depan rumah Angeline, tiba-tiba seluruh ayam, kucing, dan anjing yang ada di dalam rumah Angeline berteriak serentak. “Sangat seram, bulu badan berdiri. Banyak teman-teman malam itu memilih kabur,” ujar Valen saat berbincang di depan rumah Angeline, Minggu (14/6/2015).

Keanehan lain di rumah Angeline adalah sebuah pianika hadiah dari Pak Ogah, orang yang bersimpati terhadap almarhumah Angeline, hilang dicuri tangan jahil. Pak Ogah, orang yang mengaku memberikan pianika kepada Angeline, kemudian mengirimkan gitar. Di gitar itu Pak Ogah menyelipkan secarik kertas. Ia kemudian menulis mengenai kedatangannya membawa pianika namun dicuri orang.

“Angeline, tadi malam Pak Ogah udah ke sini naruh pianika tapi kok hilang ya….,” kata Pak Ogah di secarik kertas yang ia tulis di depan kamar jenasah RSUP Sanglah.

Pak Ogah kemudian melanjutkan masih di secarik kertas tersebut, “Angeline jangan sedih ya, Pak Ogah sekarang bawain Keyboard, ukulele, seruling, dua buku, spidol. Semoga engkau terhibur di sana ya Nak,” tulis Pak Ogah.

Pada secarik kertas berbeda yang ia selipkan di senar gitar berwarna putih itu, ia melanjutkan menulis untuk si tangan jahil. “Buat tangan jahil: Enyahlah dari sini. Semua alat musik ini milik Angeline. Tolong kuburkan semuanya di pusara Angeline,” pintanya.

Beberapa orang pintar juga meramalkan dan menerawang jika Angeline tidak dendam. Bahkan, dia ikhlas dan tidak punya niat mengganggu para pembunuhnya.

Ia hanya berpesan kepada semua orang tua di dunia ini agar jangan melakukan kekerasan terhadap anak. Keanehan lain juga diketahui seluruh boneka milik Angeline hilang semua.

“Seluruh bonek Angeline hilang. Padahal sejak peristiwa ini mencuat, rumah Angeline di-police line. Jadi, tidak ada seorang pun yang berani masuk selain penyidik,” ujar Wayan Subaga, saat dikonfirmasi di lokasi, Minggu (14/6).

Bahkan dari upacara pengulapan di lokasi di jalan Sedap Malam tempat tinggal Angeline. Ia meyakini kalau ada roh lain yang prihatin dengan Angeline dan memanfaatkan kesempatan untuk menghantui para pelaku.

“Angeline anak manis, tidak pendendam. Anak ini bilang akan kembali ke nirwana saat jasadnya di kubur. Dia hanya minta agar sayangi anak-anak dan jangan buang anak-anak,” terangnya.

Soal pelaku, dari hasil pemanggilan ini, paranormal ini mengaku bahwa Angeline hanya menyebut ada empat orang tanpa menyebut nama. “Dia hanya sebut empat orang. Tetapi tidak sebutkan siapa-siapa,” ucapnya.

Sejak berita kematian Angeline mengemuka ke publik, simpati terus berdatangan. Warga ada yang menaruh bunga, boneka, permen, alat permainan hingga barang-barang yang dianggap digemari oleh Angeline. Tak hanya di rumah Angeline di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar, hal serupa juga ditaruh warga yang bersimpati terhadap bocah mungil itu di depan kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

Agen Poker