Terkuak !! Tersiksa, Angeline Sampai Memakan makanan untuk anjing ? - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Terkuak !! Tersiksa, Angeline Sampai Memakan makanan untuk anjing ?

on

Terkuak !! Tersiksa, Angeline Sampai Memakan makanan untuk anjing

Setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus hilangnya Angeline, Polisi Bali bergerak cepat dalam menahan tersangka Margareith ibu angkat dari Angeline.

Ibu Angkat Angeline, Margriet Megawe, resmi ditahan penyidik dari Polda Bali setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu (14/6).

Tiga saksi yang juga kerabat Margriet dibawa langsung dari Balikpapan, Kaltim, ke Bali oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Mereka akan dimintai kesaksiannya di Polda Bali terkait siakap kasar Margriet kepada Angeline.

Namun, setelah semua itu terkuak ada satu lagi kisah miris Angeline yang membuat kita terenyuh dan bersedih.

Kebiasaan Angeline selama berada di rumah Jalan Sedap Malam nomor 26 Denpasar, sedikit dikupas oleh Francky. Selama menetap tiga bulan di rumah tersebut, Francky mengaku tahu persis sosok gadis mungil yang telah kehilangan nyawa karena kekerasan tersebut.

Menurut dia, Angeline-lah yang melakukan kerjaan rutin menyapu dan mengepel rumah, termasuk bersihkan kotoran hewan. Ironisnya, dia terkadang melihat Angeline makan dari makanan yang seharusnya diberikan anjing dan kucing.

“Menu hampir setiap hari perkedel jagung. Tante Telli (Margriet) kalau masak nasi banyak, tapi untuk hewan anjing dan kucing. Memang dipisahkan, tetapi tidak pernah mengambilkan makan untuk Angeline. Terkadang, namanya anak-anak dia tidak tahu dan asal ambil. Bahkan, maaf pernah makan-makanan yang harusnya untuk anjing dan kucing,” tutur Francky di kawasan Legian, Kuta, Bali, sambil menggelengkan kepala, Rabu (17/6).

Francky mengungkapkan, selama tinggal di rumah itu, dia tidak pernah melihat anak Margriet yang lain datang ke rumah. Di rumah, hanya ada dua orang, Margriet dan Angeline, tanpa pembantu.

“Pernah cari pembantu untuk urus ayam, tapi kabur karena tidak kuat. Hanya bekerja sehari saat itu, jadi selama itu hanya Angeline yang melakukan kasih makan dan bersihkan kotoran hewan,” ucap Francky.

Bagi Francky, tiga bulan adalah waktu yang cukup untuk melihat penderitaan Angeline. Bahkan dengan nada sangat menyesal saat itu, dia tidak punya kemampuan melaporkan apa yang dilihatnya selama ini.

“Saya menyesal dan mohon ampun sama anak ini. Andai saja saat itu saya laporkan, mungkin Angeline tetap bisa ceria dan tersenyum,” kata Francky sambil dielus istrinya lantaran menangis.

Menurut dia, saat inilah dia membalas kesalahan dengan mengungkap perlakuan tante Telli, sapaannya kepada Margriet, terhadap Angeline.

Semoga kisah Angeline ini menjadi kisah teragis anak Indonesia yang terakhir.

Recommended for you