Militan Isis Terjangkit AIDS, Seorang WNI Dieksekusi Mati

39

militan isis terjangkit aids

 

Sapujagat.com – Penyakit AIDS nampaknya bukan hanya menjangkit negara-negara yang aman dari peperangan. Penularan penyakit AIDS dialami juga kelompok ISIS di Suriah. Sumber penularan adalah seorang militan ISIS asal Indonesia yang mendonorkan darahnya di rumah sakit milik ISIS. WNI tersebut telah dieksekusi mati kelompok ISIS.

Kasus ini terkuak setelah seorang anggota ISIS asal Mesir dibawa ke rumah sakit karena menderita penyakit misterius. Pria Mesir berumur 30 tahun itu datang bersama gadis Yazidi yang dijadikan budak seksnya. Menurut Daily Mail, Rabu (24/6/2015), gadis berumur 15 tahun itu tampak pucat dan ketakutan.

Hasil tes medis atas kedua orang itu kemudian menunjukkan keduanya positif AIDS. Setelah ditelusuri, militan ISIS asal Mesir itu baru menerima donor darah dari anggota ISIS lainnya, yakni WNI yang tidak disebut namanya itu.

Seorang dokter yang bertugas di Kota Almayadeen membenarkan kasus ini. “Anggota-anggota ISIS dibawa ke pusat kesehatan. Ada seorang pria 30 tahun beraksen Mesir dan seorang perempuan berusia 15 tahun yang terlihat ketakutan serta berwajah pucat. Hasil tes, keduanya positif AIDS,” kata dokter yang enggan disebut namanya, menurut situs Raqqa-sl.com.

Selain itu, hasil tes darah pada dua militan ISIS lainnya asal Arab Saudi yang telah memperkosa gadis Yazidi itu, juga menunjukkan keduanya tertular AIDS.

Seorang jihadis ISIS, Abu Qatada membenarkan ISIS telah mengeksekusi mati seorang WNI dengan alasan telah menjangkiti dua anggota kelompok militan tersebut. Abu mengatakan, pihak ISIS kini tengah melakukan investigasi atas kasus tersebut.

“Awalnya kami menemukan satu kasus AIDS yang menjangkiti seorang imigran berkewarganegaraan Indonesia. Dia kemudian menyebarkan virus tersebut setelah mendonorkan darah di salah satu rumah sakit milik ISIS,” tuturnya seperti dimuat situs Raqqa-sl.com.