Hercules C-130 Jatuh Bawa Amunisi, Proses Evakuasi Korban Ekstra Hati-hati

33

hercules jatuh di medan

 

Sapujagat.com – Pesawat Hercules C-130 lepas lantas dari Lanud Soewondo, Medan, sekitar pukul 11.48 WIB. Sekitar 2 menit kemudian pesawat terhempas di permukiman warga yang berada di Jalan Djamin Ginting Km 10,5 Medan.

Pesawat Hercules buatan tahun 1964 jatuh di Jl Djamin Ginting, Medan. Data ATC pesawat jatuh pukul 11.50 WIB, saat hendak berbelok ke kanan. Dari gambar foto di lokasi pesawat Hercules jatuh di Medan, Selasa (30/6/2015) pukul 13.00 WIB, beberapa petugas tampak berada di lokasi. Ada petugas kepolisian dan pemadam kebakaran.

 

6f185bb1-a54b-4589-adfa-d82af7a92c61_169

Pesawat Hercules C-130 jatuh di Medan, Sumatera Utara (Sumut) juga membawa amunisi. Keberadaan amunisi itu membuat proses evakuasi untuk mencari korban harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo menyatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan kepadanya, pesawat nahas itu membawa personel militer. Selain itu juga membawa amunisi.

“Di bagian atas pesawat ada amunisi,” ujar Eko kepada wartawan di lokasi kejadian, Jalan Djamin Ginting Km 10,5 Medan, Selasa (30/6/2015).

Eko tidak merinci lebih lanjut tentang amunisi itu. Hanya saja, aspek amunisi ini menjadi pertimbangan dalam proses evakuasi.

Eko juga menyebut, berdasar manifes pesawat itu membawa 50 penumpang. Secara terpisah, KSAU menyebut jumlah kru di pesawat itu ada 12 orang.

Berikut 12 prajurit yang ada di pesawat tersebut. Data didapatkan dari  Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh, Malang.

Awak pesawat:

1.  Pilot Kapten Sandy
2.  Co pilot Lettu Pandu
3. Letda Sukma (pilot cadangan)
4. Kapten Riri (navigator)

Teknisi :

1. Serma Bambang
2. Peltu Ibnu
3. Peltu Andik
4. Pelda Parijo
5. Peltu Ngateman
6. Peltu Yaya Komari
7. Pelda Agus Pur
8. Prada Alvian