Inilah Pengakuan Keluarga Korban Perihal Membayar Rp 1 juta Buat Naik Hercules

26

Inilah Pengakuan Keluarga Korban Perihal Membayar Rp 1 juta Buat Naik Hercules

Pesawat Hercules buatan tahun 1964 jatuh di Jl Djamin Ginting, Medan. Data ATC pesawat jatuh pukul 11.50 WIB, saat hendak berbelok ke kanan. Dari gambar foto di lokasi pesawat Hercules jatuh di Medan, Selasa (30/6/2015) pukul 13.00 WIB, beberapa petugas tampak berada di lokasi. Ada petugas kepolisian dan pemadam kebakaran.

Teragedi ini membuat keluarga – keluarga yang ditinggalkan begitu sedih dan masih tidak percaya. Teragedi ini membuat miris karena ada dugaan bahwa pesawat Hercules TNI ini malah dijadikan pesawat komersial yang mengangkut sejumlah orang sipil.

Meski Kasau Marsekal Agus Supriatna membantah pesawat Hercules kerap dikomersilkan kepada warga sipil, namun banyak pengakuan keluarga penumpang yang membayar untuk terbang bersama pesawat itu. Bahkan saksi menyatakan membayar sampai Rp 1 juta per orang untuk menumpang pesawat militer tersebut.

“Adik sepupu saya bayar Rp 1 juta,” kata Hendra Bakkara, seorang kerabat korban di RSUP H Adam Malik Medan, Selasa (30/6).

Risma Purba (18), adik sepupu Hendra, terbang bersama Hercules yang jatuh di Medan itu untuk sampai di Pulau Natuna. Keperluan korban, lanjut dia, untuk mencari pekerjaan di Natuna.

“Dia baru tamat sekolah jadi mau ke rumah kakaknya di Natuna, untuk bekerja di sana,” jelas Hendra yang mengaku mengantar sepupunya itu naik pesawat.

Dia menyatakan, pesawat sempat dinyatakan penuh. Tapi, kakaknya bilang masuk saja, pasti akan disediakan kursi. “Dan betul bisa masuk. Penumpangnya nampak memang ramai. Baru mau keluar dari Lanud kami dapat kabar musibah pesawat ini,” jelas Hendra.

Selain Hendra, keluarga Sahat Maratua Sinaga juga menyampaikan hal senada. Sahat bersama istrinya Purba, putrinya Yurike Sinaga, ponakannya Agus Salim dan Nico simbolon disebutkan sebagai penumpang.

“Kami bukan keluarga TNI. Bayar Rp 1 juta seorang,” kata Jhonson Sinaga, adik Sahat Maratua Sinaga.

Agen Poker
Loading...