Wow.. Mengganti Uang Kembalian Dengan Permen Bisa Diancam Hukuman Penjara!

37

kasir supermarket

 

Sapujagat.com – Saat Anda berbelanja di supermarket atau minimarket tentunya Anda pernah mendapatkan kembalian permene sebagai ganti uang kembalian?

Kini sudah ada UU tertentu yang bisa mempidanakan tindakan tersebut. Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Suryono, pedagang yang mengganti uang kembalian dengan permen bisa dipidanakan dengan ancaman hukuman penjara maksimal satu tahun dan denda sebesar 200 juta rupiah. Suryono juga mengatakan bahwa hal ini merupakan suatu pelanggaran, mengingat bahwa uang rupiah adalah alat tukar yang resmi dan tak bisa diganti-ganti. Perilaku tersebut sama saja dengan melanggar Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman maksimal dua tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Tertulis dalam Pasal 23 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, disebutkan bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima Rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran atau untuk menyelesaikan kewajiban yang harus dipenuhi dengan Rupiah dan/atau untuk transaksi keuangan lainnya di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali karena terdapat keraguan atas keaslian Rupiah.

Tidak hanya itu, Pasal 33 ayat (1) UU Mata Uang juga menyebutkan bahwa setiap orang yang tidak menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran; penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang; dan/atau transaksi keuangan lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).