Lima Bandara International Ditutup Karna Bahaya Gunung Raung Meletus

53

Lima Bandara International Ditutup Karna Bahaya Gunung Raung Meletus

Kementerian Perhubungan menyatakan lima Bandara Internasional ditutup akibat meningkatnya aktifitas debu vulkanik Gunung Raung. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata merinci, Notam Nomor A 1413/15 untuk penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, berlaku hingga pukul 06.30 WITA.

  • Notam Nomor B 1067/15 untuk penutupan Bandara Internasional Lombok, yang berlaku sampai dengan pukul 05.30 WITA.
  • Notam Nomor C 0498/15 untuk penutupan Bandara Selaparang, Lombok, yang berlaku sampai dengan pukul 09.00 WITA.
  • Notam Nomor C 0499/15 untuk penutupan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, yang berlaku sampai dengan pukul 12.00 WIB.
  • Notam Nomor C 0500/15 untuk penutupan Bandara Notohadinegoro, Jember, yang berlaku sampai dengan pukul 08.00 WIB.

Dia menyebutkan rute yang terdampak debu vulkanik Gunung Raung untuk rute domestik: W33, W34, W41, W42, W43, W44, W45, W46. Sedangkan untuk rute internasional adalah G326.

“Notampenutupan bandara-bandara ini akan terus diperbaharui menyesuaikan dengan kondisi nyata atas perkembangan penyebaran debu vulkanik terkait aktivitas Gunung Raung,” jelasnya.

Aktivitas vulkanik Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, Jawa Timur masih tinggi. Erupsi berupa letusan abu dan lontaran material pijar disertai suara gemuruh keluar dari gunung itu. Lima bandara terpaksa ditutup lantaran adanya penyebaran debu vulkanik.

Asap putih kelabu juga masih terlihat di Gunung Raung pada Jumat (10/07/2015). Asap yang disertai abu vulkanik itu terpantau setinggi 400-500 meter bergerak ke arah timur dan tenggara. Akibatnya erupsi Raung, 5 bandara ditutup. Seperti dipaparkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

“Sebaran abu vulkanik ke timur-tenggara dari kawah Gunung Raung telah menyebabkan 5 bandara ditutup,” kata Sutopo dalam pernyataan tertulis di Jakarta.

Dia mengatakan, berdasarkan peringatan atau Notice to Airmen (Notam) yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan kelima bandara yang ditutup itu, yakni Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Lombok.

Lalu Bandara Selaparang Lombok, Bandara Blimbingsari Banyuwangi, dan Bandara Notohadinegoro Jember.

“Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami penutupan mulai tanggal 10 Juli 2015 pukul 09.25-21.30 Wita. Notam penutupan bandara akan terus diperbaharui menyesuaikan perkembangan penyebaran debu vulkanik dari Gunung Raung,” ujar dia.

Selain itu getaran Gunung Raung juga terus-menerus terjadi dengan amplitudo 6-32 mm.

“Ini mengindikasikan adanya pergerakan fluida atau magma encer dari bawah kawah Gunung Raung,” kata Sutopo.

Dia mengatakan, hingga saat ini status Gunung Raung masih Siaga atau Level III. Radius 3 km dari gunung itu dinyatakan sebagai zona terlarang karena berbahaya terkena lava pijar.

Lima Bandara International Ditutup Karna Bahaya Gunung Raung Meletus-1

Di Banyuwangi terjadi hujan abu tipis di Kecamatan Wongsorejo, Desa Telemung, dan Bulusari Kecamatan Kalipuro, dan Desa Tamansari Kecamatan Licin.

Tipe erupsi Gunung Raung adalah gunung strombolian, yaitu gunung api yang letusannya mengeluarkan lava yang cair tipis, tekanan gas yang sedang, dan letusannya mengeluarkan material padat, gas, serta cairan.

Umumnya letusan ini tidak terlalu kuat, namun bersifat terus-menerus, dan berlangsung lama. Tidak dapat diprediksi kapan erupsi berakhir.