Korban Bertambah Jadi 9 orang di Insiden Kebakaran PT Mandom - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Korban Bertambah Jadi 9 orang di Insiden Kebakaran PT Mandom

on

korban bertambah di kebakaran pt mandom

Sapujagat.com – Kebakaran di Pabrik PT Mandom Indonesia Kawasan Industri MM 2100, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Musibah itu menyebabkan lima orang meninggal dan 50 lainnya menderita luka bakar.

Namun di ungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Mohammad Iqbal korban bertambah sembilan orang. “Korban yang meninggal yakni Annisa (22), di RS Permata Bekasi pada tanggal 15. Lalu besoknya tanggal 15 yaitu Eko Dwiningsih (45) di RSCM pada pukul 00.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Mohammad Iqbal melalui pesan singkat, Kamis (16/7).

Sebelumnya, korban Febriyanti (21) dan Sutarni (45) telah lebih dulu meninggal dunia. Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Kombes Musyafak.

“Sutami yang meninggal Selasa (14/5) pukul 16.00 sore lalu di Rumah Sakit Pertamina karena mengalami luka bakar yang hampir 80 persen. Ia pun sudah dibawa pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Rabu (15/7).

Sebelumnya, ada lima korban jiwa yang sudah diidentifikasi saat kebakaran berlangsung. Mereka adalah jenazah 70501, atas nama Rosiana Bobi Sihat (22) Berhasil di teridentifikasi melalui hasil DNA dan sebuah kalung sesuai dari keterangan keluarga.

Kemudian, jenazah 07602, atas nama Maita (20) Berhasil di identifikasi melalui hasil DNA dan Gigi sesuai dari foto korban yang di miliki keluarga. Jenazah 07703, atas nama Nur Hasanah (25) Berhasil di identifikasi melalui hasil DNA dan Gigi sesuai dari foto korban yang di miliki keluarga.

Lalu, jenazah 07074, atas nama Viola Aditya (20) Berhasil di identifikasi melalui hasil DNA dan Gigi sesuai dari foto korban yang di miliki keluarga dan jenazah 07905, atas nama Muhammad Nasori (21) Berhasil di identifikasi melalui hasil DNA kedua orangtua korban.

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Khrisna Murti mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan untuk mencari dalang dibalik kebakaran tersebut. Saat ini pihaknya sudah memeriksa tujuh orang dari 11 saksi dalam kasus tersebut.

“Saat ini sedang memeriksa empat saksi dari PT Iwatani. Perusahaan itu yang memasang pipa gas. Kita ingin ingin mengetahui asal mula ledakan dan kebakaran,” kata Khrisna.

Khrisna mengatakan, penyidiknya akan mengembangkan apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Kalau ada kelalaian nanti dicari siapa yang lalai, apakah sistem atau pengamanannya. Selain itu konstruksi gedung juga akan dilihat apakah memang memenuhi syarat atau tidak.

“Ini masih dalam proses pendalaman dengan mengedepankan azaz praduga tak bersalah,” tandasnya.

Recommended for you