Bentrok FBR vs Warga Karna Ada Pria Yang Pakai Baju Pemuda Pancasila (PP)

250

bentrok fbr vs warga

Sapujagat.com Konvoi motor anggota Forum Betawi Rempug (FBR) di dekat Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur tiba-tiba berubah menjadi beringas. Bentrokan antara warga dan anggota Forum Betawi Rempug ( FBR) di Pasar Rembong, Jatinegara, Jakarta Timur terjadi Pkl 13:30 WIB.

Menurut seorang warga, Suli (40), kejadian bermula ketika FBR memukuli seorang warga bernama Chandra karena menggunakan baju kaos Pemuda Pancasila (PP).

Tanpa berpikir panjang beberapa orang pengendara memutar balik saat melintas di Jalan Jenderal Basuki Rachmat. Mereka menghampiri warga bernama Chandra karena menggunakan kaos ormas besutan Japto Soerjosoemarno itu.

“Chandra lagi parkir terus ada FBR lewat. Karena pakai baju PP mereka balik lalu bilang ke Chandra ‘kamu PP?’ sambil pegang kerahnya,” terang warga Suli.

Chandra berusaha menyelamatkan diri ke rumah dan terus dikejar oleh FBR. Keponakan Chandra, Reko (22) dan warga lainnya, Sumali melihat itu. Mereka membela Chandra namun diserang kembali oleh FBR.

“Reko lihat pamannya langsung bela malahan ditonjok. Karena ketakutan Chandra lepas baju tapi keduanya terus dipukuli. Sumali dibacok pahanya,” ujar ibu dari Reko ini.

Melihat ini warga berbondong-bondong melakukan perlawanan. FBR langsung ngacir meninggalkan lokasi. Warga akhirnya melampiaskan kemarahan dengan membakar motor milik anggota FBR yang tertinggal.

bentrok-fbr-vs-warga-di-pasar-gembrong-1-motor-dibakar

Kejadian ini sempat membuat sebagian pedagang ketakutan. Mereka memilih menutup toko meski polisi dari Polsek Jatinegara dan Polres Metro Jakarta Timur sudah berada di lokasi dengan membawa gas air mata.

Selain memilih untuk menutup toko, warga juga terlihat menutup rumah. Banyak juga memilih keluar dan bergabung bersama warga lainnya untuk berjaga-jaga.

Usai bentrok tiga anggota FBR mendatangi lokasi kejadian. Warga yang melihat ini langsung melakukan penolakan, meski kedatangan mereka berniat untuk damai.

Tiga pria itu berusia sekitar 40 tahun, datang dengan memakai topi FBR. Polisi akhirnya memediasi anggota FBR dengan warga di dekat pasar. Polisi pun mengusir warga yang mencoba merangsek maju ke depan.

Kapolsek Jatinegara Kompol Suwandi menegaskan akan mengusut anggota FBR yang melakukan penyerangan. Dia pun sudah memperoleh petunjuk dari sejumlah saksi mata.

“Setelah ada laporan warga kami akan ambil alih dan tindak-lanjuti penyerangan ini,” ujar Suwanda kepada merdeka.com, Sabtu (8/8).