Agustina Rahman Hobi Naik Gunung, Tutup Usia Di Gunung

324

Diana Agustina Tewas di Semeru

Sapujagat.com – Banyak para pemuda dan pemudi mencoba untuk menyaksikan keindahan alam dengan mendaki ke puncak gunung. Seorang gadis pendaki berumur sembilan belas tahun, Dania Agustina Rahman meninggal di Gunung Semeru setelah terlebih dahulu mendaki Gunung papandayan dengan kawan-kawannya, alumni SMUN 1 Kota Sukabumi.

Sebelumnya, sepanjang pendakian Gunung Papandayan, dia tak sedikit pun terdengar mengeluh atau kelelahan. malahan dari semua kawan-kawannya, dia yang paling dapat menampakan wajah ceria serta penuh semangat ketika melalui jalur daki.

Foto Diana Agustina

Hobi Dania Agustina adalah mendaki gunung, seperti yang dituturkan Rena Mariana, 40 tahun, yang merupakan bibi dari korban korban, jika hobinya muncul semenjak dia duduk pada semester 3 Universitas Pasundan. Rena mengatakan bahwa dia sangat menyukai traveling serta naik gunung selepas SMU, sayangnya entah mengapa ketika berangkat ke Semeru dia tak memberikan kabar ke keluarga.

“Dia paling semangat, sebab hobinya memang mendaki gunung. Berangkat tanggal 16 turun dari papandayan tanggal 18 siangnya, kalau setelah itu kita masih terus mendaki Gunung Gede Sukabumi sedangkan dia memilih pulang katanya ada tugas kuliah,” tutur Reyner Indrayana, teman korban, Kamis 13 Agustus. Perjumpaan sebelum Dania meninggal, dia mengabadikannya dalam foto ponselnya. gadis yang dikatakan tomboy tersebut tak mempunyai raut sedih atau memikirkan sesuatu dengan senyum yang tak pernah hilang. Reyner melanjutkan jika punya masalah dia memang tak pernah cerita maupun curhat, sifatnya memang tomboy khususnya dilihat dari penampilan sehari-harinya.

330130_dania-agustina-rahman-di-gunung-pangrango_663_382

elum jelas kronologi meninggalnya korban, namun sumber lain mengatakan jika korban yang mendaki pada Rabu sore nekat naik ke puncak Gunung Semeru. “Petugas menemukan pendaki lain bernama Dania yang meninggal dunia disebabkan tertimpa batu berukuran besar dari puncak Semeru,” tutur Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ayu Dewi Utari, seperti yang dikutip dari Metronews.