Pesawat Trigana Air Menabrak Gunung Dengan Duit 6,5 M Yang Ada Didalamnya

24

Pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 yang diterbangkan Kapten Penerbang Hasanuddin‎, sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada pukul 05.55 UTC/14.55 LT (local time/waktu setempat).

Pesawat Trigana Air, PK-YRN yang mengalami kecelakaan saat terbang dari Bandara Sentani Jayapura menuju Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang dikabarkan membawa uang tunai sebesar Rp 6,5 miliar yang rencananya untuk membayar Simpanan Keluarga Sejahtera bagi warga 8 Distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kepala Kantor Pos Jayapura, FX Haryono mengatakan dana sebesar Rp 6,5 miliar itu rencananya untuk membayar dana kompensasi kenaikan BBM bagi warga di 8 Distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Uang itu diantar oleh 4 pegawai Kantor Pos Jayapura dan rencananya hari ini akan dibayarkan untuk warga di 8 Distrik di sana,” jelas FX Haryono kepada wartawan di Posko Pencarian di Base Ops Lanud Jayapura, Senin (17/8/2015).

Menurut Haryono, empat pegawai Kantor Pos yang mengantar dana kompensasi ke Pegunungan Bintang yakni MN Aragae, Agustinus Luanmasse, Yustinus Huruluen dan Teguh Sane. Saat ini Haryono, masih berada di Posko pencarian di Base Ops Lanud Jayapura, di Bandara Sentani untuk mencari tahu kondisi terakhir rekannya.

Setelah sempat hilang kontak, pesawat Trigana Air rute Sentani-Oksibil berhasil ditemukan di Distrik Okbape, sekitar 15 mil dari Bandara Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Menurut kabar pesawat yang membawa 54 kru dan penumpang itu jatuh setelah menabrak Gunung Tangok.

 

Agen Poker
Loading...