Bangkok Dilanda Serangan BOM, Salah Satu WNI Jadi Korban

28

Serangan BOM menimpa negara Thailand, banyak korban jiwa berjatuhan. Serangan BOM ini belum dapat dipastikan serangan teroris atau sebuah tindakan radikal dari sisa kerusuhan thailand.

Bom meledak dengan dahsyat di pusat kota Bangkok, Thailand yang juga di dekat Kuil Erawan yang populer di kalangan wisatawan asing dan penduduk lokal. Belasan orang tewas, satu di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI).

Jumlah korban tewas dari ledakan bom di Bangkok, Thailand, naik menjadi 20 orang dan 123 terluka. Di antara yang tewas ini berasal dari Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Polisi seperti dikutip AFP mengatakan, 20 korban tewas akibat pemboman di Kuil Erawan di jantung pariwisata dan kawasan perdagangan Bangkok itu merevisi jumlah korban tewasnya yang sempat diberitakan 21 orang.

“Bom ini ditujukan untuk membunuh sebanyak mungkin orang mengingat kuil itu disesaki orang sekitar pukul 6 sampai 7 sore,” kata juru bicara polisi, Prawut Thavornsiri.

Kantor polisi merilis rincian kebangsaan para korban ledakan yang meliputi dua orang warga Tiongkok, dua orang Hong Kong, dua Malaysia, seorang Singapura, seorang Indonesia dan lima orang Thailand, yang terkonfirmasi tewas. Sedangkan korban tewas lainnya belum teridentifikasi.

Dari jumlah korban terluka, warga Thailand adalah paling banyak, yakni 42 orang, diikuti 28 warga Tiongkok. Jepang, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Maladewa, Oman, Filipina dan Singapura memiliki satu atau lebih warga yang terluka.

Sebelumnya pihak berwenang mengatakan bahwa seorang warga Filipina ikut tewas dalam ledakan inii, namun identitasnya tidak masuk dalam yang dirilis polisi Thailand itu.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, WNI yang jadi korban tewas berinisial LLT, sedang satu orang WNI lain diketahui menjadi korban luka. Nah, WNI yang menderita cedera ini merupakan suami dari LLT.

“Yang luka-luka seorang bapak berinisial HI umurnya 61 tahun. Kemudian yang meninggal adalah istri dari bapak tersebut dengan inisial LLT, berusia 61 tahun juga. Beliau saat ini ada di rumah sakit polisi,” imbuh Retno.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir menambahkan, pihak KBRI terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya lain WNI yang jadi korban. Baik jiwa atau pun luka.

Serangan bom itu mendatangkan kecaman dari berbagai seluruh dunia, termasuk Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon yang menyatakan terkejut.

Kuil Erawan terletak di kaki hotel bintang lima Grand Hyatt Erawan dan dikelilingi oleh rangkaian hotel-hotel dan mal-mal besar yang menarik puluhan pengunjung setiap hari.

Dipersembahkan untuk Dewa Brahma, kuil ini dikunjungi oleh ribuan penganut Buddha setiap hari, khususnya dari Tiongkok yang sedang melancongi Thailand.

Wartawan BBC , Jonathan Head yang merupakan salah satu wartawan pertama di tempat kejadian mengatakan ia mendapati pemandangan yang kacau ketika tiba. Head melihat bagian-bagian tubuh korban bom tersebar di mana-mana.

Senada, seorang paramedis Selandia Baru yang bekerja dengan layanan ambulans Bangkok, Marko Cunningham, mengatakan pemandangan saat itu seperti pasar daging. “Ada mayat di mana-mana dan ada yang terbelah dan robek. Itu mengerikan,’’ katanya.

Agen Poker
loading...