Mucikari RA Disidang Hari Ini, Nama Nama Pelanggan Artis Bookingan Mencuat - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Mucikari RA Disidang Hari Ini, Nama Nama Pelanggan Artis Bookingan Mencuat

on

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap mucikari RA bersama seorang model majalah berinisial AA pada 8 Mei 2015 lalu. Dari penangkapan tersebut ditemukan ada 200 kontak model dan artis yang tersimpan dalam telepon genggam RA yang diduga “bekerja” untuknya.

Mucikari artis bookingan, RA atau Robby Abbas menjalani sidang pembacaan dakwaan pada Selasa (18/08/2015) sore kemarin di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Sejumlah pelanggan jasa artis-artis bookingan dari mucikari RA disebutkan dalam sidang pembacaan dakwaan oleh Jakasa Penuntut Umum (JPU) itu.

“User-nya ada beberapa orang disebutkan tadi. Inisialnya HH,” ucap kuasa hukum RA, Pieter Ell, usai sidang.

Menurut Pieter, pelanggan tersebut sudah memakai jasa artis-artis prostitusi yang bekerja dengan mucikari RA sejak 2014. Namun, tak disebutkan secara jelas profesi para pelanggan artis-artis itu.

“Pekerjaan tidak disebutkan. Itu sejak 2014,” tutur Pieter.

Hal ini berbanding terbalik dengan dakwaan JPU yang menyebut bahwa RA tak mengingat lagi nama-nama artis yang terlibat dalam jaringan prostitusi yang ia kelola selain artis berinisial AA.

“Versi dakwaan dari JPU tadi disebut bahwa RA klien saya, lupa nama-nama artis yang lain. Ada yang disebutkan cuma inisial AA, yang lainnya lupa,” tutur Pieter.

Pieter enggan menjelaskan mengapa RA disebut lupa dengan artis-artis yang pernah “bekerja” dengannya. Ia hanya mengakui bahwa dakwaan yang dibacakan memang belum jelas.

“Dakwaan tadi kabur. Hanya ingat satu nama, artis yang disebut AA itu. Yang lainnya, klien saya lupa. Dakwaan JPU tadi bahwa klien saya Robby bertindak membantu tindak pidana pencabulan antara perempuan artis dan orang lain,” ujarnya.

Padahal, sebelumnya Pieter mengatakan bahwa nama-nama artis yang terlibat dalam jaringan prostitusi RA akan disebutkan secara gamblang tanpa menggunakan inisial dalam persidangan.

“Yang jelas terbuka, enggak akan pakai inisial lagi. Sidang pembacaan dakwaan kan terbuka,” kata Pieter.

Dengan begitu, lanjut Pieter, bila memang terlibat, identitas para artis yang dikelola Robby akan diketahui oleh masyarakat. Dengan demikian, tidak ada artis yang dapat mengelak.

Namun, di satu sisi, penyebutan nama-nama artis secara gamblang dinilai Pieter cukup rentan terhadap teror. Ia mengatakan, ketika nama-nama artis itu masih disebutkan dalam bentuk inisial pun, sudah banyak teror yang terdengar.

“Saya melihat kasus ini rentan terhadap teror karena, iya, nama-nama yang disebut nanti dalam saksi sudah tidak pakai inisial lagi karena itu sudah sidang,” kata dia.

Recommended for you