Satu Juta Pemuda Korut Gabung Jadi Tentara, Korsel-Korut Batal Damai?

51

Sapujagat.com – Korea Utara telah mengancam akan melancarkan “perang habis-habisan” terhadap Korea Selatan pekan ini, dan menetapkan tenggat Sabtu(22/8) pukul 5 sore waktu Pyongyang bagi Korea Selatan untuk menghentikan siaran propaganda anti-Pyongyang dengan pengeras suara di dekat perbatasan.

Korea Utara dan Korea Selatan bertemu hingga Sabtu larut malam (22/8) dalam pembicaraan tingkat tinggi darurat, yang bertujuan untuk mengakhiri konfrontasi menegangkan yang membuat kedua negara tersebut di ambang perang.

Pembicaraan itu berlangsung di desa perbatasan Panmunjom, kata para pejabat Kementerian Unifikasi Korea Selatan.

Namun Koran lokal Korea Utara melaporkan satu juta pemuda telah mendaftarkan diri menjadi tentara. Para pemuda ini secara sukarela bersiap maju jika perang kedua Korea kembali meletus.

Meskipun kabar tersebut berhembus kencang, namun sumber lain menyebutkan tidak ada aktivitas mencolok di Pyongyang, Korea Utara.

Menurut laporan yang dikutip Yahoo, di Pyongyang memang beberapa truk yang mengangkut tentara kerap lalu lalang di jalanan. Beberapa mobil kamuflase untuk perang juga masih terparkir di tempatnya.

Sejak Sabtu lalu, duduk Korea sudah duduk bersama. Korea Utara mendesak agar Korea Selatan tidak terus menerus menyiarkan kampanye anti-propaganda Korea Utara. Jika tidak digubris, Korea Utara mengancam sudah menempatkan tentaranya di garis depan.