Impact Team, Hacker Yang Curi 300 GB Foto Bugil di Situs Selingkuhan Ashley Madison - Infotainment News Online Terkini

JagatDunia

Impact Team, Hacker Yang Curi 300 GB Foto Bugil di Situs Selingkuhan Ashley Madison

on

Sapujagat.comAshley Madison adalah sebuah situs yang dikhususkan bagi yang berniat menduakan pasangannya alias berselingkuh dengan slogan “Hidup itu singkat. Ayo selingkuh!

Situs ini diluncurkan pada 2001, menurut Alexa.com, situs ini telah memiliki 1,800,000 pengunjung per bulan. Namun baru-baru ini situs tersebut sudah di retas oleh Impact Team, Impact Team mengaku sangat tidak suka dengan cara Avid Life Media — induk dari Ashley Madison — memperlakukan pengguna situsnya. “Mereka seperti pengedar narkoba yang membohongi penggunanya,” ungkap Impact Team.

Impact Team yang membobol website Ashley Madison, mengaku ikut mencuri ribuan foto bugil dari database situs selingkuhan tersebut. Namun mereka berjanji tak akan menyebarkan foto-foto syur itu.

Foto-foto bugil dari pengguna situs Ashley Madison itu jumlahnya, menurut Impact Team, mencapai ribuan foto. Dan itu adalah sebagian kecil dari sekitar 300 GB data yang dicuri oleh tim hacker tersebut.

“Kami punya 10 ribu foto pengguna, dan sepertiganya adalah foto alat kelamin laki-laki,” ujar Impact Team, seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Senin (24/8/2015).

Selain itu tentu banyak informasi pribadi lain yang dicuri oleh Impact Team. Hal itu meliputi profil pengguna, serta data-data kartu kredit. Mereka juga mempunyai banyak sekali data mengenai karyawan Ashley Madison.

Data dari karyawan itu tak akan dibocorkan publik oleh Impact Team, selama mereka hanyalah karyawan biasa. Tim peretas itu hanya akan membeberkan data-data dari karyawan dengan jabatan yang tinggi, alias eksekutif.

Salah satunya adalah kebohongan yang dilakukan oleh Ashley Madison soal penghapusan data pribadi pengguna. Fitur tersebut bisa digunakan oleh pengguna setelah mereka membayar uang senilai USD 20.

Menurut Impact Team, dari fitur itu saja Ashley Madison sudah menghasilkan uang sebanyak USD 100 juta. Namun ternyata fitur tersebut merupakan bohong belaka, karena situs selingkuh itu tak benar-benar menghapus profil penggunanya.

Dan Impact Team akan membuktikan hal itu dengan merilis data-data pengguna Ashley Madison ke publik. Sejauh ini tim hacker itu sudah tiga kali membocorkan data-data pengguna situs selingkuh tersebut.