Inilah Profil Eki Pitung, Korban Penggusuran Kampung Pulo atau Tanah Abang?

72

Berita penggusuran kampung pulo menjadi topik yang ramai diperbincangan telivisi dan juga di internet. Aksi penggusuran yang ricuh antar warga dan juga polisi serta aksi pukul satpol-pp yang menghebohkan masyarakat Indonesia.

Hal serupa juga pernah terjadi saat penggusuran di tanah abang. Saat polisi dan satpol-pp mencoba menertibkan daerah tanah abang yang begitu ramai dan sumpek. Namun ada hal lucu yang menghebohkan netizen.

Ramai di Tanah Abang, jadi warga Tanah Abang. Ramai di Kampung Pulo, jadi warga Kampung Pulo. Begitulah sindiran untuk sosok berpeci merah yang belakangan ini fotonya beredar di sosial media. Siapa namanya? Apakah benar ia warga Kampung Pulo?

Seperti dikutip dari Merdeka, pria berpeci merah itu ternyata bernama Muhammad Rifky (45), warga Rawa Belong, Jakarta Barat. Pria yang akrab disapa Eki ini mengaku memang asli Jakarta alias Betawi. Karena sering berpenampilan khas Betawi, dia juga kerap dipanggil Eki Pitung.

Seperti diberitakan, warga Kamping Pulo direlokasi ke Rusunawa Jatinegara. Namun, relokasi itu mendapat penolakan dari sebagian orang dengan mengadakan gerakan lawan Ahok.Nah, di satu di antara orang yang melakukan aksi tersebut mencuri perhatian para netizen, sebab sosok ini ada di mana-mana.

Anehnya, dia muncul saat dialog mewakili warga Tanah Abang saat ada penertiban beberapa waktu lalu. Kemarin pria tersebut muncul lagi. Kali ini sebagai warga Kampung Pulo yang baru digusur. Terus sebenarnya ia warga Tanah Abang atau Kampung Pulo?

Dia pun akhirnya menjadi sasaran netizen membuat meme. Foto tersebut merupakan gabungan dari dua adegan berbeda. Sejumlah netizen berkomentar menanyakan identitas pria itu.

“Jadi ini orang Kampung Pulo atau Tanah Abang?”

Ada lagi yang berkomentar lucu. “Kok muncul di mana-mana ya?”

Media sosial ramai mempertanyakan, sebetulnya siapa Eki ini. Kenapa setiap kali ada bentrok baik di Tanah Abang maupun di Kampung Pulo, dia muncul mengaku-ngaku sebagai perwakilan warga korban penggusuran.

Eki menjelaskan, dirinya memang asli ber-KTP di Kampung Pulo. Namun dia mengakui, saat ini sudah tinggal di Rawa Belong sejak 15 tahun lalu pindah dari Kampung Pulo.

“Bahkan KTP saya masih RW 8 Kampung Pulo, karena enggak pernah saya ubah. Kalau Pilkada, Pilpres saya nyoblos di Kampung Pulo. Masih banyak saudara banyak teman di situ,” kata Eki, Minggu (23/08/2015).

Lalu apa hubungannya Eki Pitung dengan penggusuran Tanah Abang beberapa waktu lalu? Dia menjelaskan bahwa di Tanah Abang juga banyak saudaranya tinggal.

“Saya enggak pernah mengakui sebagai warga Tanah Abang. Bang Ucu, paman saya tinggal di situ. Ketika kasus kaki lima tanah abang 2013, saya pernah membantu mereka ketika diusir oleh Ahok juga. Saya sebagai Aktivis Betawi hanya keterpanggilan melihat orang minta tolong,” terang dia.