Resmi !! 10 Unit Pertama Yamaha R1 dan R1M Sudah Ludes Di Indonesia - Infotainment News Online Terkini

JagatOtomotif

Resmi !! 10 Unit Pertama Yamaha R1 dan R1M Sudah Ludes Di Indonesia

on

Kabar terbaru, 10 unit pertama dari R1 dan R1M yang didatangkan dari Jepang sudah terjual semuanya. Masing-masing varian ada 5 unit yang masuk ke Indonesia. Dengan demikian jika ada peminat lagi untuk kendaraan ini harus ikut rebutan di sesi impor kedua.

Generasi Yamaha R1 sebenatnya turunan dari Yamaha M1 untuk urusan teknologi. Pada R1 ini telah ditambahkan teknologi terbaru. Mesinnya crossplane dengan jarak sumbu roda pendek. Ditambahan pula sistem elektronik yang canggih dan diyakini dapat memberikan pengalaman menyenangkan bagi pemiliknya untuk berkendara.

“Bobotnya hanya 199 kilogram, wheelbase-nya 1.405 mm, powernya mencapai 200 PS,” kata Mohammad Masykur, Asisten General Manager Marketing YIMM.

Yamaha R1 dan R1M akhirnya benar-benar dipasarkan untuk konsumen Indonesia. Lewat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIAAS) 2015, motor sport ini diluncurkan Sabtu (22 Agustus 2015) kemarin. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membanderol R1 senilai Rp 495 juta dan R1M Rp 645 juta. Yamaha R1M merupakan edisi spesial dari R1.

“Kehadiran motor ini untuk memenuhi keinginan para pecinta motor sport Yamaha di Indonesia. Mereka selalu menanyakan kepada kami kapan motor ini dibawa kemari,” kata Hendri Widjaja, General Manager Marketing YIMM.

Yamaha R1 Di Indonesia

Motor ini terbilang eksklusif. Pada peluncuran untuk pasar Eropa telah dikabarkan bahwa jumlah produksi Yamaha R1 hanya tersedia 500 unit. Oleh sebab itu banyak konsumen di Indonesia yang meminati kendaraan ini menanyakan kabar soal masuk – tidaknya ke pasar dalam negeri.

“Karena jumlahnya yang terbatas itulah para penggemar Yamaha semakin sering bertanya,” tambah Hendri.

Namun untuk penjualan Yamaha R1 dan R1M tidak ditetapkan target penjualan oleh YIMM. Pasalnya, kendaraan ini memiliki unit yang terbatas dan harganya pun sangat mahal. Peminatnya pun dipastikan dari kalangan atas, terutama para penghobi.

“Namun yang pasti, potensi marketnya ada. Karena itu, kami mendatangkannya ke sini,” tutur Hendri.

Recommended for you