Ekonomi Indonesia Terpuruk, Akankah Gerakan Bersih 4.0 Terjadi di Indonesia? - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Ekonomi Indonesia Terpuruk, Akankah Gerakan Bersih 4.0 Terjadi di Indonesia?

on

Sapujagat.com – Puluhan ribu orang melakukan aksi unjuk rasa di Kuala Lumpur menuntut PM Najib Razak untuk mundur dari jabatannya. Para demonstran berkaos kuning itu menamakan aksi gerakan Bersih 4.0.

Gerakan Bersih 4.0 ini juga bertujuan meminta hak demokrasi Malaysia yang dianggap para demonstran telah hilang dari negeri jiran tersebut. Dalam aksi ini selain meminta dihidupkannya demokrasi, demonstran juga meminta penyelamatan ekonomi Malaysia yang sedang terpuruk.

Hal yang sama sebenarnya pernah terjadi di Indonesia, di era keruntuhan orde baru, pada 1998, melalui gerakan revolusi yang diprakarsai mahasiswa seluruh Indonesia. Gerakan yang berhasil melengserkan Soeharto dari kursi Presiden yang telah diduduki selama 32 tahun itu pun juga melahirkan era reformasi yang saat ini tengah dirasakan rakyat Indonesia.

Akanlah hal yang sama terjadi di Indonesia? mengingat saat ini Indonesia tengah menghadapi masalah serius dalam bidang ekonomi. Akankah masyarakat Indonesia mengadaptasi Gerakan Bersih yang sistematis dari tahun ke tahun, kendati selalu mengalami penolakan dari pemerintahannya.

Gerakan Bersih sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2007. Saat itu puluhan ribu orang berkumpul di Dataran Merdeka, menuntut beberapa hal atas kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat, namun saat itu tuntutan mereka ditolak oleh pemerintah, salah satu alasannya karena pemerintah menganggap Gerakan Bersih hanya meniru gerakan revolusi negara lain sehingga dikhawatirkan akan berakibat buruk terhadap perkembangan demokrasi Malaysia.

Walaupun begitu, Gerakan Bersih tetap berlanjut hingga tahun 2011 dengan Gerakan Bersih 2.0, tahun 2012 dengan Gerakan Bersih 3.0 dan yang saat ini sedang dilaksanakan, Gerakan Bersih 4.0 tahun 2015. Di tahun 2015, mereka memiliki 4 tuntutan, yaitu  Pemilu yang Bersih, Pemerintah yang Bersih Penyelamatan ekonomi Malaysia, serta Hak membantah (berpendapat).

Recommended for you