Tukar Posisi Kabareskrim dan Kepala BNN

40

Tukar posisi Kabareskrim Budi Waseso dan Kepala BNN Anang Iskandar ,Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengabarkan keputusan terbaru Wanjakti tersebut saat dihubungi Jawa Pos tadi malam pukul 23.00.

Keputusan itu mengakhiri semua spekulasi tentang apakah Budi Waseso masih bertahan atau dicopot dan siapa yang menjadi penggantinya jika jadi dicopot.

“Ya benar, Pak Anang (Kepala) BNN tukar posisi dengan Kabareskrim,” ucap Badrodin dalam pesan singkatnya, Kamis (3/9/2015) malam.

Baik Buwas maupun Anang belum dapat diminta komentar terkait hal ini.Anang adalah lulusan Akademi Polisi 1982, sementara Buwas lulusan tahun 1985.Terkait penunjukan ini, Kepala Humas BNN Kombes Slamet Priabdi mengaku belum mendapat informasi.

Prestasi Anang Iskandar saat menjabat kepala BNN cukup mentereng. Saat Anang memimpin BNN yang berkantor di Cawang itu, berbagai kejahatan narkotika dikuak. Salah satu yang terbesar adalah upaya penyelundupan 800 kg sabu-sabu di Bandara Soekarno-Hatta.

Buwas yang sejak Januari 2015 memimpin Bareskrim digantikan Komjen Anang yang saat ini menjabat Kepala BNN. Artinya, Buwas dan Anang bertukar posisi sebagai Kepala BNN dan Kabareskrim Polri.

Saat di Konfirmasi ke Anang yang tadi  malam dia diam sejenak dan meminta waktu untuk menjawab. ”Besok saya kabari, ya,” tuturnya, kemudian menutup telepon. anang memang baru tiba di tanah air. ”Sedang dalam kepulangan dari Fiji malam ini (tadi malam, Red),” ungkap Kepala Bagian Rumah Tangga dan Protokoler BNN AKBP Debora Djihartin