Hindari Dampak Kabut Asap, Dengan 5 Cara Ini !

57

Negara Indonesia ini sedang dilandang kekeringan dan panas yang begitu terik. Hal ini menyebabkan banyak terjadi kebakaran hutan disejumlah tempat. Karena kebakaran hutan ini mengakibatkan terjadinya kabut asap yang pekat yang menggangu pernpasan dan kesehatan anda.

Untuk itu, menurut Tjandra terdapat lima hal yang dapat dilakukan masyarakat luas yang terdampak asap kebakaran hutan ini.
Pertama, hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah atau gedung, terutama bagi Anda yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan. Hal ini memang tidak terlalu mudah dilakukan, namun perlu diupayakan secara maksimal.
Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah, sekolah, kantor, dan ruang tertutup lainnya. “Jika terpaksa keluar rumah, gunakanlah masker,” katanya.
Kedua, selalu lakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), seperti makan bergizi, menjauhi rokok dan minuman beralkohol, serta istirahat dengan cukup, agar kekebalan tubuh semakin baik menangkal kandungan jahat dari polusi yang terhirup.
Ketiga, segeralah berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas, batuk berkepanjangan, nyeri dada atau gangguan kesehatan lain.
Keempat, ‎bagi Anda yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, konsultasikan keadaan Anda pada dokter untuk mendapat bantuan menghadapi masalah tersebut, sesegera mungkin.
Kelima, untuk mencegah kontaminasi asap dan debu kebakaran hutan pada bahan pangan, maka penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik. Buah-buahan dan sayur-sayuran dicuci bersih sebelum dikonsumsi. Bahan makanan dan minuman yang matang perlu dimasak dengan baik.
Lima hal berikut, dipandang Tjandra sebagai cara yang baik untuk mengatasi kontaminasi asap kebakaran, yang tak bisa dihindari namun selalu bisa disiasati.