Wow Anggita Sari Mengaku Ikut Gabung di Princess Management

321

Sapujagat.com – Terduga muncikari Alfania Tiarsasila mengaku Anggita Sari masuk dalam daftar ‘anak asuhnya‘.

“Iya, ada. Namanya Anggita Sari,” kata Alfania yang menjadi pengelola prostitusi online ‘Princess’ saat diperiksa di Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/9/2015).

Alfania mengatakan, AS merupakan model Ibu Kota yang bergabung dalam grup Princess Management. AS masuk ke grup Princess Management atas rekomendasi temannya.

“Dia masuk ke grup Princess ini dikenalkan salah seorang temannya dari Surabaya ini,” ujarnya.

Petugas meyakini bahwa praktik semacam itu selalu terkoneksi antara satu dan yang lainnya. “Mereka kan selalu tukar-menukar anak buah,” terang Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Manang Soebeti kemarin (11/9).

Mantan Kapolsek Sawahan itu menambahkan, saat ini polisi dan pelaku prostitusi online seperti kucing-kucingan. Para pemainnya tahu bahwa aparat terus mengincar mereka. Sementara itu, kepolisian juga ingin membasmi penyakit masyarakat tersebut.

Dari tukar-menukar anak buah itu, semestinya sesama mucikari saling mengenal. Misalnya, Alen Saputra dan Alfania Tiar yang sudah dekat sebelumnya. Pelaku lainnya punya modus serupa.

Soal keterkaitan kelompok lain dengan grup Princess Management yang dikelola keduanya, polisi memastikan bahwa kemungkinan itu ada. Agar para pelanggan tidak bosan, mereka pasti memperbarui anggotanya. “Anak buah mereka juga dilempar ke kelompok lain,” ucap Manang.

Hal itu diperkuat pengakuan Anggita Sari kepada penyidik. Setelah dipertemukan dengan Alen dan Alfania pada Kamis malam, model cantik tersebut membenarkan bahwa pola mereka seperti itu. Faktanya, Anggita Sari adalah anggota baru di komunitas Princess Management dan dimasukkan agar konsumen Princess tertarik.

Anggita Sari bakal terus berstatus saksi. Dalam pembuatan berkas tahap satu yang dikerjakan penyidik, nama model majalah pria dewasa itu diikutsertakan. Keterangannya masih dibutuhkan polisi. “Kemungkinan dia juga akan menjadi saksi di pengadilan,” tegas Manang.

Soal narkoba yang dipakai Anggita Sari, Manang mengatakan bahwa itu adalah kewenangan Satreskoba Polrestabes Surabaya. Berdasar hasil pemeriksaan yang dikirim ke kesatuannya, Anggita memang dinyatakan positif memakai sabu-sabu.

Namun, Manang mengatakan, sejauh ini tidak ada perkembangan berarti. Polisi belum menemukan bukti lain selain tes urine. “Kami butuh dua alat bukti,” katanya.

 

Agen Poker
Loading...