2 WNI Disandera OPM, Akankah Pemerintah Bertindak Tegas?

34

Sapujagat.com – Dua warga Indonesia, Sudirman dan Badar, yang bekerja sebagai penebang kayu di Skofro, Distrik Keerom, Papua, yang berbatasan dengan Papua Nugini, disandera oleh OPM. Penyanderaan terjadi setelah kelompok tersebut menyerang dan menembak warga.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan mengatakan pemerintah Indonesia tidak akan melakukan barter dua WNI yang disandera OPM dengan dua orang Organisasi Papua Merdeka yang ditahan Kepolisian Resor Keerom.

“Kita tidak mau bicarakan barter. Tidak ada barter bagi pemerintah Indonesia,” kata Luhut di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa, 14 September 2015. Luhut menegaskan Indonesia akan mengambil langkah-langkah yang terukur untuk melindungi tiap negara Indonesia.

Negosiasi yang dilakukan antara militer Papua New Guinea dan OPM, kata Luhut, masih berjalan alot. Menurut dia, negosiasi alot karena ada sejumlah permintaan dari OPM yang tidak bisa dipenuhi oleh pemerintah Indonesia. Tapi, Luhut enggan merinci permintaan yang diajukan OPM.

Pemerintah Indonesia mengharapkan dua warga Indonesia yang diduga disandera oleh kelompok bersenjata di wilayah Skouwtiau, Distrik Kerom, Papua Nugini, dapat dibebaskan pada Selasa (15/09).

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari para kepala suku di wilayah tersebut bahwa sandera dijanjikan akan dibebaskan pada Selasa.

“Ada informasi lain yang kita terima dari para kepala suku bahwa minta waktu Selasa (15/09) untuk pembebasan,” kata Lalu Muhammad Iqbal kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Senin (14/09) sore.

Kementerian Luar Negeri Indonesia, menurutnya, terus melakukan koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Papua Nugini dan pemuka adat di wilayah yang disebut sebagai lokasi penyembunyian dua orang sandera.

“Yang jelas tidak ada batas akhir langsung… Intinya bahwa upaya (pembebasan) tetap dilakukan, semua pendekatan kita lakukan dengan prioritas kedua WNI dapat segera dibebaksan,” ungkapnya.

58742b27-ccfd-427f-9ef4-1c24d53ff9b6

Agen Poker
loading...