Inilah Skema Tarif Blusukan Ojek Yang Promo Free Ride Selama Satu Bulan - Infotainment News Online Terkini

JagatTekno

Inilah Skema Tarif Blusukan Ojek Yang Promo Free Ride Selama Satu Bulan

on

Sapujagat.com – Blu-Jek tidak terkait sama sekali dengan perusahaan taksi Blue Bird.  Blu-Jek adalah sebuah perusahaan sendiri yang didirikan oleh Michael Manuhutu dan Garrett Kartono.

“Tidak, kami tidak ada afiliasi dengan Blue Bird. Kita memang dari awal pilih warna biru, dan Blu itu maksudnya dari kata blusukan,” tegas Garret saat ditemui KompasTekno pada acara peluncuran di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).

“Sekarang ini kami masih self funding, berdua saja. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk menerima investasi. Kita masih lokal, tapi punya rencana ekspansi untuk internasional juga, mungkin di Asean dulu, seperti Bangkok atau Filipina,” imbuhnya.

Blu-Jek bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk sistem pembayaran, Telkomsel untuk nomor telepon yang dipakai Rider –sebutan untuk pengemudi Blu-Jek– dan ZTE untuk ponsel yang digunakan.

Tarif Blu-Jek

Garrett Kartono, Founder Blu-Jek, mengungkapkan tarif datar (flat) untuk layanan ojeknya yakni Rp 4.000 per kilometer (km).

“Artinya, semisal jarak yang ditempuh 5 km, tarifnya mencapai Rp 20.000,” kata dia, Kamis (17/9/2015) di Jakarta.

Untuk tahap awal, Blu-Jek akan memberlakukan promo Free Ride selama satu bulan. Pengguna dapat menikmatinya dengan voucher Rp 25.000. Namun, pihak Blu-Jek belum merincikan informasi promo ini lebih lanjut.

Sementara dari sisi pengendara (rider) Blu-Jek, Garrett menargetkan lima order sehari. Blu-Jek menjanjikan bonus Rp 50.000 bagi rider yang mendapat lebih dari lima order dalam sehari.

“Saya harap mereka dapat meraup sebesar Rp 6-7 juta pendapatan per bulan,” tambah Garett.

Seperti diketahui, Blu-Jek telah memiliki 1.000 riders yang siap beroperasi secara efektif pada 18 September 2015. Blu-Jek sendiri menargetkan 10.000 riders. Artinya, masih ada peluang lowongan terbuka bagi 9.000 pelamar.

“Kami prioritaskan rider yang memiliki background pekerjaan ojek sebelumnya, kecuali wanita yang jarang berprofesi sebagai ojek. Namun, kami tetap terbuka terhadap pelamar yang bukan ojek.”

Recommended for you