Anggita Sari Mengaku Belum Melakukan Apa-Apa Saat Diciduk Di Hotel

52

Sapujagat.comAnggita Sari mengaku dirinya adalah model yang ditangkap karena kasus narkoba di Surabaya 2 September 2015.

“Kalau lagi butuh uang ya saya begitu,” kata Anggita dikutip Solopos.com dari Detik, Senin (21/9/2015).

Menurut Anggita, sebenarnya ia sudah tak mau lagi terjebak di lingkaran prostitusi. Ia mengaku malah lebih nyaman jadi istri simpanan atau nikah siri.

“Saya kalau soal prostitusi sebenernya maaf ya, enggak mau. Saya lebih mending nikah siri sama orang. Saya kalau prostitusi itu enggak asal iya aja, tapi kalau saya lagi butuh uang saya seperti itu. Saya prostitusi itu hampir dibilang jarang banget,” klaim Anggita.

Selain mengakui keterlibatannya dalam prostitusi artis, Anggita mengklarifikasi tarif kencannya yang selama ini beredar dan diketahui sebesar Rp 8 juta.

“Yang aku bingung dia ngasih aku Rp 8 juta. Maaf banget orang jadi mikir tarif aku Rp 8 juta, aku tuh Rp 20 juta. Kalau harga gue Rp 8 juta murahan banget gue!,” sahutnya.

Perempuan yang masuk infotainment lebih karena sensasi itu menjelaskan, nilai Rp 8 juta itu hanyalah untuk uang muka di awal.

“Aku bilang Rp 8 juta itu DP dan Princess manajemen mengiyakan. Harga gue Rp 20 juta bersih. Masalah mucikari mau jual gue berapa itu terserah, tapi yang pasti harga gue Rp 20 juta bersih,” paparnya.

Anggita menjelaskan kronologi versinya ketika ditangkap. Awalnya ia memang tengah ada kegiatan syuting di Kota Pahlawan itu.

Namun Anggita yang juga merupakan mantan kekasih terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman itu mengaku dikontak oleh seorang pria yang mengklaim sebagai sutradara.

Pria itu juga yang menghubungkannya pada Princess Manajemen. Diketahui ditangkapnya Anggita dikaitkan dengan manajemen itu. Anggita ditangkap bersama beberapa model lain yang tergabung dalam manajemen tersebut.

“Princess Manajemen ini gue juga baru tahu. Sutradaranya itu lagi tinggal di hotel yang sama saat aku lagi syuting. Akhirnya dari situ aku oke-in (tawaran kencan), aku ke kamarnya dia,” akunya.

Tapi menurut Anggita, saat mau melakukan “transaksi ngamar” itu, ia sudah ditangkap. Ia membela diri belum melakukan hubungan badan saat diciduk.

“Tapi aku belum ngapa-ngapain soal prostitusi itu. Saya ulangi, saya belum lakukan apa-apa pas itu,” tekannya.