Inilah Daftar Lengkap Korban WNI di Tabrakan kapal di Taiwan

53

Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dilaporkan telah mengantongi identitas empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) dalam peristiwa tabrakan tersebut. Laporan itu disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI), Lalu Muhammad Iqbal, yang berkoordinasi dengan KDEI Taipei.

Kapal ikan Taiwan Shih Hui 31 bertabrakan dengan kapal kargo bermuatan kerikil seberat delapan ribu ton, Jumat (18/09/2015) sekitar pukul 01.50 waktu setempat. Kapal mengangkut seorang kapten asal Taiwan teridentifikasi bernama Chi Wan-der (66), empat nelayan dari China dan empat lainnya merupakan WNI.

Satu orang ABK bernama Kusnanto asal Brebes sudah ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia. “ABK bernama Kusnanto, denga paspor AS823026 asal Brebes, meninggal dunia. Sudah ditemukan jenazahnya,” kata Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhammad Iqbal, Minggu (20/9/2015).

Sementara tiga ABK lainnya belum ditemukan. Berikut Identitas 3 ABK yang belum ditemukan tersebut :

1‎. Kusnali, Paspor. AT400324 asal Brebes

2. Sanip, Paspor. 8048258 asal Karawang

3. Tasam, Paspor. A8968123 asal Brebes.

4. Kusnanto,asal Brebes (meninggal dunia – sudah ditemukan jenazahnya)

Menurut Iqbal, Kemenlu RI akan terus memonitor perkembangan pencarian melalui KDEI Taipei dan Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO) di Jakarta.

Hingga kini, Taiwan Coast Guard dan tim penyelamat yang berisikan satuan Angkatan Laut masih terus berupaya melakukan pencarian tiga WNI ABK, serta dua ABK asal China yang masih hilang.

Untuk antisipasi kebutuhan proses identifikasi, Kemlu RI akan berkoordinasi dengan Tim DVI Polri untuk segera melakukan pengambilan sampel DNA dari keluarga korban.

Saat ini, pihak Taiwan Coast Guard dan pemilik kapal ikan telah sepakat untuk menarik kapal tersebut ke pesisir pantai. Sebab, ada dugaan kuat beberapa ABK terjebak di dalam kabin kapal.