Masinis dan Asisten Masinis Akan di Beri Sanksi Tegas

Sapujagat.com – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan meski kesalahan ini dilakukan oleh asisten masinis, namun yang bertanggung jawab adalah masinisnya. PT Kereta Api Indonesia telah melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan yang menimpa antara kereta 1156 dengan kereta 1154 di stasiun Juanda. Penyebabnya, murni akibat human error.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro memastikan pihaknya akan memberikan sanksi terhadap kru kereta yang melakukan kesalahan. Sanksi yang diberikan berupa administrasi hingga pemberhentian.

“Bagi kami sudah terbiasa kalau ada kelalaian kami akan memberikan sanksi sesuai dengan kelalaian,” tutur Edi saat konferensi pers di kantor Jakarta Railway Center (JRC), Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2015).

Edi mengatakan sanksi akan diberikan terhadap kru yang lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan kereta di Stasiun Juanda. Sanksi ini berupa sanksi administratif hingga pemberhentian. Parameternya, diukur dari tingkat kesalahan dan level pegawai.

“Sangsi administratif hingga pemberhentian. Sebatas mana level dan tanggung jawabnya,” ucapnya.

Lebih lanjut Edi mengatakan pihaknya telah membersihkan rangkaian gerbong yang terlibat kecelakaan, jalur kata dia kini sudah bisa dilalui. Selain itu, pemeriksan internal juga telah dilakukan.

“Secepatnya kami akan membersihkan kereta yang tertabrak ini. Sehingga alur atau jalur Jakarta Bogor bisa dilalui. Itu sudah kami penuhi. Selain sekarang masih ada penelitian yang dilakukan KNKT,” tambahnya.

Agen Poker