Dalam Bulan September 2015, Indonesia Sudah Diguncang 8 Gempa Bumi

26

Gempa bumi adalah benca alam yang tidak bisa kita prediksi kedatangannya, namun kedatangannya memberikan ketakutan akan trauma terjadinya tsunami.

Bulan September 2015 ini banyak sekali kita dengar Kabar yang kurang baik di Negeri ini. Setelah kabut asap karena kebakaran lahan dimana-mana, gempa yang mengguncang hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Pada bulan September ini saja kita bisa lihat dan rasakan dengan mata kepala sendiri, sudah berapa kali alam mengingatkan kita. Seperti gempa Yogyakarta yang paling baru sekitar pukul 20. lebih sekian. Berikut 8 gempa bumi yang dapat kami rangkum yang terjadi di bulan september 2015.

8. Gempa Yogyakarta, 25 September 2015

Gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter mengguncang Yogyakarta dan sempat menyebabkan kepanikan warga, Jumat (25/9/2015) malam. Kepala Badan Metereologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya. Menurut Andi pusat gempat berada di 12 Km sebelah barat laut Kabupaten Gunung Kidul. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami karena gesekan lempeng teknonik tersebut.

7. Gempa Lampung Barat, 23 September 2015

Gempa bumi 5,4 Skala Richter dilaporkan menguncang Lampung Barat, Lampung, Rabu, (23/9/2015) malam. Berdasarkan data Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di sebelah barat daya Lampung. Pusat gempa (episentrum) tersebut terjadi di 6.27 LS – 103.33 BT berada di kedalaman 17 kilometer (km) di bawah permukaan laut.

6. Gempa Sorong, 23 September 2015

Gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter mengguncang Kota Sorong, Papua Barat. Beberapa rumah warga dilaporkan rusak akibat gempa ini. Gempa tersebut terjadi sekitar pukul 22.53 WIB, Kamis (23/9/2015). Gempa terjadi di 31 kilometer dari Kota Sorong pada kedalaman 10 kilometer.

5. Gempa Merangin, Jambi 22 September 2015

Gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (22/9/2015). Berdasarkan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), koordinat gempa yang terjadi pukul 13.20 WIB tersebut berada di 2.50 Lintang Selatan-102.39 Bujur Timur. Pusat gempa dengan kedalaman 222 Km itu berada di 46 Km Tenggara Merangin, Jambi. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

4. Gempa Halmahera Barat, Maluku Utara 16 September 2015

Gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (16/9/2015). Berdasarkan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), koordinat gempa pada pukul 14.40 WIB tersebut berada di 1.82 Lintang Utara-126.52 Bujur Timur. Gempa berkedalaman 10 km itu berpusat di 125 km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara.

3. Gempa Kabupaten Bolaang Mongondow 13 September 2015

Gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, Minggu (13/9/2015). Berdasarkan situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), koordinat gempa yang terjadi pukul 08.13 WIB itu berada di 0.04 Lintang Utara-123.60 Bujur Timur. Gempa berkedalaman 124 km tersebut berpusat di 54 km Barat Daya Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.

2. Gempa Garut, Jawa Barat 5 September 2015

Gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang Garut, Jawa Barat. Getaran gempa terasa hingga di Bandung dan Jakarta. Berdasarkan keterangan dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sabtu (5/9/2015), gempa terjadi pada pukul 03.08 WIB.

Pusat gempa berada pada koordinat 8.23 LS dan 107.31 BT. Adapaun titik gempa berada 109 Km barat daya Garut, Jawa Barat. Pusat gempa terjadi di kedalaman 10 Km.

1. Gempa Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara 2 September 2015

Gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Rabu (2/9/2015) pagi. Berdasarkan situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa yang terjadi pukul 08.18 WIB tersebut berada di 4.17 Lintang Utara dan 124.73 Bujur Timur. Kedalaman gempa 285 km.

Tidak perlu memikirkan pertanda apa ini, pertanda apa itu, kita sebagai manusia alangkah baiknya selalu berbenah diri, mungkin begini cara alam mengingatkan kita. Iya kita, agar kita sadar bagaimana seharusnya bersikap kepada alam.