Barcelona vs Bayer Leverkusen 2-1, Taring Suarez Selamatkan Barca

57

Hasil Liga Champion pertandingan Barca vs Leverkusen ini sedikit berbeda dengan kejadian empat tahun lalu, ketika klub Catalan menang 7-1 dari tamunya berkat lima gol La Pulga. Kali ini butuh kerja ekstra keras dari awak Luis Enrique. Tanpa si nomor 10, tuan rumah mengandalkan Sandro Ramirez di sayap kanan, tapi sang junior masih mentah untuk tampil di Liga Champions, terutama di babak pertama.

Hasil Liga Champions tadi malam antara Barcelona vs Bayer Leverkusen berkesudahan dengan skor 2-1. Adalah gol Sergi Roberto dan Luis Suarez yang menentukan hasil Liga Champion 2015 di Camp Nou pada Rabu (30/9). Barca sang juara bertahan yang kali ini kehilangan Lionel Messi, sempat tertinggal oleh gol Kyriakos Papadopoulos, sebelum meraih kemenangan perdana di Grup E.

Barcelona mendominasi pertandingan, tetapi terlihat senyap dalam membidik gawang Bernd Leno. Sebaliknya Leverkusen tampil lebih efektif dan percaya diri dalam merusak pertahanan tuan rumah. Roger Schmidt secara cerdas bisa membuat timnya membatasi kerja Sergio Busquets.

Karim Bellarabi menjadi sosok paling menonjol sebelum turun minum. Tapi bukan ia yang mencetak gol. Menit 22, tendangan sudut Hakan Calhanoglu mestinya bisa dijinakkan bek Barca karena mengarah terlalu lurus. Tapi Papadopoulus tetap bisa menanduk bola masuk. Gol, dan lebih fatalnya ini terjadi ketika sang bek berhadapan langsung dengan Marc-Andre Ter Stegen. Jelas kesalahan Barca dalam mengatasi bola mati.

Barca jelas tidak bisa terima dipermalukan. Neymar menciptakan peluang terbesar di menit 39 ketika upayanya yang membentur pemain belakang lawan membentur tiang. Sandro yang menyambut bola, tidak bisa menceploskan bola karena ada intervensi Papadopoulos, dan ia kurang tenang di kotak penalti lawan. Sandro benar-benar harus mengatasi demam panggungnya di awal babak kedua.

Kala itu, menerima umpan Andres Iniesta, tembakannya menyamping. Neymar melanjutkan dua menit sebelum laga berlangsung setengah jam. Dari tendangan Ivan Rakitic yang terblok, Neymar mengirim tendangan, yang sialnya tipis di kanan gawang. Jordi Alba, Munir El Haddadi dan Sergi Roberto dimasukkan Luis Enrique untuk memperbaiki keadaan.

Setelah sekian lama keajaiban mengalir untuk Barca berkat trio pengganti itu. Sergi Roberto memecahkan mimpi buruktuan rumah ketika mendorong bola setelah Bernd Leno dipaksa membendung tembakan Luis Suarez. Dan hanya berselang sesaat, Munir El Haddadi menunjukkan skillnya untuk mengobrak abik lini belakang lawan dan mengirim umpan kepada Luis Suarez. Sisanya adalah gol spektakuler El Pistolero.

Kemenangan dramatis Barcelona 2-1 ini mengantarkan mereka sebagai pemimpin Grup E. Pasalnya, di laga lain, AS Roma hancur oleh BATE Borisov 3-1.

Barcelona (4-3-3): ter Stegen, Dani Alves, Piqué, Mascherano, Mathieu, Rakitić (Sergi Roberto ’72), Busquets, Iniesta (Alba ’60), Suárez, Neymar, Sandro Ramírez (Munir ’63)

Bayer Leverkusen (4-2-3-1): Leno, Tah, Papadopoulos, Wendell, Donati (Hilbert ’76), L. Bender, Kramer, Bellarabi (Brandt ’66), Hakan Çalhanoğlu, Kampl, Hernández (Kiessling ’55)

Gol: Sergi Roberto 80, Luis Suarez 82/ Kyriakos Papadopoulos ’22