Mengerikan ! Inilah Detik-Detik Video Penyerangan Rusia Ke Suriah - Infotainment News Online Terkini

JagatDunia

Mengerikan ! Inilah Detik-Detik Video Penyerangan Rusia Ke Suriah

on

Baru-baru ini, Reuters merilis sebuah video ke situs Youtube. Dalam video tersebut, terlihat sangat jelas banyak orang yang panik akibat serangan udara Rusia. Tapi, tidak diketahui siapa saja yang berada di tempat serangan. Banyak yang menduka jika orang-orang panik tersebut merupakan masyarakat setempat.

Namun, hal tersebut langsung dibantah oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. “Rumor yang mengatakan bahwa target itu bukanlah markas ISIS sangat tidak berdasar. Serangan ini adalah bentuk dukungan kepemimpinan Suriah melawan ISIS dan grup teror lainnya,” sanggah Lavrov.

“Yang mengatakan bahwa banyak penduduk sipil terkena serangan ini, kami belum punya data,” tambahnya. “Namun, Rusia sejauh ini berhati-hati memilih target.”

Rusia baru saja melancarkan serangan udara di Suriah. Serangan ini dilakukan oleh pihak Rusia untuk ‘mengeksekusi’ negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Sebuah video amatir yang menggambarkan serangan ‘mengerikan’ tersebut pun beredar di dunia maya.

Dilaporkan Liputan6.com, serangan udara ini dilakukan setelah parlemen Rusia memberi ‘lampu’ hijau’ kepada presiden Vladimir Putin untuk mengeksekusi ISIS di Suriah lewat udara.  Kementerian Pertahanan Rusia sendiri mengatakan pusat komando ISIS yang menjadi target serangan sudah hancur.

“Target-target yang kami serang adalah pusat komando dari ISIS, sudah hancur,” pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Menurut klaim Rusia sendiri, daerag dekat Kota Homs menjadi pusat kegiatan ISIS. Tempat tersebut dijadikan gudang senjata oleh pasukan ISIS. Namun seorang diplomat Saudi justru tidak membenarkan klaim tersebut dan menyebut jika Homs bukanlah pusat dari ISIS.

“Dengan segala hormat, kami ingin Rusia menghentikan serangan udara ini. Homs dan Hama bukanlah tempat di mana markas komando ISIS berada. Serangan udara ini justru menyerang penduduk tak bersalah. Kami minta segera hentikan,” kata diplomat tersebut.

https://youtu.be/5RhyJ0cn1Os

Recommended for you