Penembakan di Oregon, Pelaku Tembak Kepala Korban Jika Beragama Kristen

31

Sapujagat.comAksi penembakan di lingkungan sekolah terulang kembali, kali ini terjadi di Umpqua Community College, Oregon, 10 orang dikabarkan tewas. Seperti dikutip AFP dan dilansir CNN, seorang perwira polisi Oregon, Letnan Bill Fugate mengatakan selain menewaskan 10 orang, pelaku penembakan juga melukai 20 orang korban.

Pelaku penembakan di sebuah sekolah di Oregon diidentifikasi sebagai seorang warga kulit putih berusia 26 tahun bernama Chris Harper-Mercer. Harper-Mercer diketahui mengalami masalah kejiwaan dan mengidolakan organisasi seperti Nazi dan Irish Liberation Army.

Pada Kamis kemarin, Harper-Mercer melakukan penembakan di Umpqua Community College di Oregeon AS yang menwaskan sembilan orang dan melukai sembilan lainnya. Dalam melakukan aksinya, Harper-Mercer menggunakan rompi antipeluru, tiga pistol dan sebuah senapan.

Sebelum menembak korbannya, Harper-Mercer menanyakan agama apa yang dianut korbannya. Jika mereka menjawab Kristen, maka pelaku akan menembak korban di kepala. Jika menjawab selain Kristen, mereka akan ditembak di badan.

Ayah Harper-Mercer, Ian Mercer mengatakan dirinya terkeju mengetahui anaknya menjadi pelaku pembunuhan. Sementara para tetangga mengatakan Harper-Mercer adalah tipe orang penyendiri, gelisah dan terlihat senang memakai pakian kamuflase ala tentara.

Harper-Mercer menggunakan referensi nama Nazi untuk profilnya di situs kontak jodoh. Di laman MySpace-nya, Harper Mercer juga banyak memajang foto-foto pemberontak IRA. Agustus lalu, dia juga memuji aksi Vester Flanagan, penembak reporter dan kamerawan dalam sebuah acara live di TV.

“Orang yang tadinya bukan siapa-siapa tiba-tiba menjadi terkenal dalam sehari….sepertinya semakin banyak orang yang kita bunuh maka kita akan semakin terkenal,” tulis Harper-Mercer mengenai Flanagan.

Harper-Mercer akhirnya berhasil dilumpuhkan dan tewas dalam baku tembak dengan polisi.

Agen Poker