Sempat Di Beritakan Hilang, Pesawat Aviastar Ditemukan di Sidrap

33

Sapujagat.com – Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai penerbangan Aviastar dengan rute penerbangan Masamba-Makassar hilang kontak, Jumat (2/10/2015). General Manager Angkasa Pura I Ahmad Munir mengatakan, tim pencari telah menemukan titik koordinat sementara yang berasal dari sinyal ponsel milik pilot Aviastar, Sabtu, 3 Oktober.

Titik tersebut berjarak sekitar 60 nautical mile dari titik hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar pada Jumat kemarin, 2 Oktober kemarin. Tepatnya di koordinat minus derajat 27 menit 32 titik 9 detik S 120 derajat 21 menit 40 titik 3 detik.

Informasi itu juga dipastikan oleh Emergency Operation Centre (EOC). Menurut mereka titik lokasi koordinat terakhir yang diduga menjadi titik hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar berada di daerah Mappetalang.

Mappetalang berada di perbatasan daerah Luwu dan Palopo, yang berjarak sekitar 43 kilometer dari Bandara Andi Jemma Massamba.

Pesawat Aviastar rute Masamba-Makasar dikabarkan ditemukan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Untuk mencari kebenaran, tim pencari sudah bergerak ke sana.

“(Kabarnya) di Sidrap, dari gambar yang saya terima sepertinya seperti itu,” kata Pemilik Maskapai Aviastar Sugeng Triyono kepada Metrotvnews.com, Sabtu (3/10/2015).

Menurut dia, informasi ini diterimanya dari Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri setempat. Namun, Sugeng juga masih menunggu kebenarannya. “Insya Allah segera ketemu, tadi anak-anak saya dari grup Senkom Mitra Polri,” papar dia.

Sugeng menambahkan, Sidrap masih berada di rute penerbangan pesawat tersebut. “Sidrap dan Makassar kan enggak jauh. Sidrap itu, ya sudah setengah (perjalanan),” beber Sugeng

Badan SAR Nasional, kata dia, sudah berjalan ke titik identifikasi. Jika informasi ini benar, lanjut dia, evakuasi bisa dilakukan langsung pagi ini. “Maunya begitu (langsung evakuasi). Tapi masih dicek lagi pagi ini,” jelas dia.

Pesawat jenis Twin Otter DHC 6 milik maskapai penerbangan Aviastar dengan rute penerbangan Masamba-Makasar mengalami hilang kontak, Jumat (2/10/2015) sore. Pesawat yang di awaki Pilot Capt. Roy Iriafiradi dengan Kopilot Yudhistira Febby membawa tujuh penumpang yang terdiri dari empat orang dewasa, satu anak-anak dan dua bayi.

Berdasarkan informasi dari Kapolres Luwu Utara AKBP Muh. Endro dan Deputi Bidang Operasi SAR Badan SAR Nasional Mayjen Heronimus, pesawat tersebut membawa tiga kru dan tujuh penumpang pesawat. Berikut nama-nama mereka:

Kru:
1. Pilot Kapten Iri Afriadi
2. Kopilot Yudistira
3. Tekhnisi Sukris

Penumpang:
1. Nurul Fatimah
2. Lisa Valentin
3. Riza Arman
4. Sakhi Arkan (anak)
5. M. Nasir
6. Afif (bayi)
7. Raya (bayi)