Sesosok Pocong Terlihat Di pohon, Membuat Takut PNS dan Satpol PP Di Kalimantan Barat

73

Percaya atau tidak percaya bahwa makhluk halus hidup dekat di sekeliling kita. Sesosok pocong dan kuntilanak sering terilahat oleh mata telanjang kita. Tidak lama ini muncul kejadian terlihat sesosok pocong dipohon yang menggantung.

Beberapa benda mirip pocong digantung di pohon rambutan yang berada di halaman Dinas Perikanan Putussibau, Kalimantan Barat. Orang pertama yang melihat benda mirip pocong itu adalah Wan Kusnadi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perikanan.

“Sekitar pukul 07.00 saya dengan teman yang lainnya mencoba bersih-bersih depan kantor, tidak tahunya ada barang itu,” kata Wan Kusnadi, PNS Dinas Perikanan lantas menunjuk benda mirip pocong tersebut.

Karena dihantui rasa takut, Kusnadi memberitahukan kepada rekannya. Namun tak ada yang berani menurunkannya. “Bisa saja barang tersebut berhubungan dengan hal-hal mistis,” ujarnya

Bukan hanya Kusnadi dan rekan-rekannya merasa was-was atas keberadaan benda mirip pocong tersebut, warga yang kebetulan melintas pun berhenti untuk melihat dari dari dekat benda tersebut, tetapi tidak berani menurunkannya.

Kusnadi menduga, barang tersebut sengaja dipasang malam hari, karena bertepatan dengan malam Jumat. “Sebelumnya tidak pernah ada barang aneh seperti itu di sini,” ucapnya.

Untuk memastikan, apakah barang mirip pocong tersebut memiliki unsur mistis atau tidak, Kusnadi meminta barang tersebut diturunkan dan dibuang oleh ‘orang pintar’.

“Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena banyak yang mengaitkannya dengan hal mistis,” katanya.

Sementara itu, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabuas Hulu, Joko mengaku, setelah mendapat laporan barang mencurigakan tersebut, dia pun bergegas ke Dinas Perikanan. “Memang benar ada bungkusan putih tergantung,” katanya.

Tetapi, Joko juga tidak berani menurunkan benda mirip pocong itu dari pohon rambutan, kecuali dibantu ‘orang pintar’. “Ini sengaja dipasang orang, mustahil dilakukan oleh anak-anak,” ketusnya.

Hingga berita ini ditulis, benda yang dibungkus kain putih diikat seperti bentuk pocong itu masih bergantung di pohon rambutan di depan Dinas Perikanan. Belum ada yang berani menyentuhnya, apalagi menurunkannya.