Inilah Kondisi Pesawat Aviatar Saat Ditemukan !

28

Pesawat Aviatar hilang pada Jumat pekan lalu setelah lepas landas dari Bandara Andi Djemma, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menuju ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Saat hilang, pesawat buatan tahun 1981 itu membawa 10 orang penumpang dan kru.

Pesawat Twin Otter milik Aviastar dengan kode lambung PK-BRM, yang hilang sejak Jumat pekan lalu sudah ditemukan di Dusun Bajaja, Desa Ulu Salu, Kabupaten Luwu, Sulsel pada Senin (05/10/2015) sekitar pukul 15.55 Wita. Pesawat itu ditemukan langsung oleh Kapolres Luwu AKBP Adex Yusdianto di pegunungan Pajaja.

Kapolda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Pudji Hartanto Iskandar, membenarkan kabar ditemukannya pesawat The De Havilland Canada DHC-6-300 Twin Otter tersebut. Namun, sebagian jenazah penumpang ditemukan tidak utuh lagi.

“Benar pesawat itu sudah ditemukan. Informasinya dari Kapolres Luwu,” kata Pudji.

Menurut Pudji, penemuan itu dilaporkan Kapolres Luwu, AKBP Adex Yudiswan, dan diteruskan ke Kepala Basarnas, Marsekal Madya FHB Soelistyo.

“Nanti Kepala Basarnas yang memberikan informasi lanjut soal temuan pesawat ini,” jawab Pudji sebagaimana dilansir TribunNews.

Saat ditanya soal kondisi pesawat itu, Pudji mengatakan, terdapat bagian yang masih utuh dan sebagian lainnya sudah dalam kondisi serpihan.

Sementara itu manajemen perusahaan Aviastar sudah menghubungi keluarga penumpang. Dengan demikian, pemberitahuan yang disampaikan pihak manajemen Aviastar itu hanya berdasarkan berita yang dimuat media massa.

“Kami baru sebatas menghubungi keluarga seluruh penumpang. Namun, kami belum bisa memastikan ditemukannya pesawat yang hilang. Pemberitahuan lewat telepon masih sebatas seperti yang diberitakan media,” kata staf Humas Aviastar, Serly Silvana.

Serly lebih lanjut mengatakan, guna memastikan ditemukannya pesawat Aviastar rute Masamba-Makassar itu, pihaknya  bersama Basarnas kini menunggu informasi terkait penemuan pesawat tersebut.

“Setelah mendapat berita itu (ditemukannya pesawat), saya langsung ke Basarnas. Saat ini saya bersama Basarnas menunggu informasi pasti,” tambahnya.