Agus Cabuli dan Bunuh Neng Dalam Keadaan Pengaruh Narkoba - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Agus Cabuli dan Bunuh Neng Dalam Keadaan Pengaruh Narkoba

on

Sapujagat.com – Residivis kasus narkoba, Agus Darmawan resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan bocah dalam kardus, Neng, di Kamal, Jakarta Barat. Penetapan ini dilakukan setelah dua hari dirinya ditahan sebagai tersangka kasus pencabulan dan narkoba di sekitar tempat tinggal Neng, Kalideres.

Aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap PNF alias Neng (9) sungguh kejam. Setelah memanggil untuk masuk ke dalam warung, korban langsung dijerat kabel casan dan disetubuhi pelaku kemudian dicabuli. Setelah itu, Agus membunuhnya serta membuang jasadnya ke dalam kardus.

Dari hasil penyelidikan polisi, saat peristiwa itu berlangsung, Agus ternyata berada di bawah pengaruh narkoba jenis sabu. Tersangka mengonsumsi barang haram tersebut sebelum bertemu dengan neng yang baru saja pulang sekolah.

“Tersangka A mengaku sebelum membunuh PNF, mengonsumsi cairan bekas sabu. Setelah meminum cairan tersebut, barulah A memerkosa dan membunuhnya,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian di Jakarta, Sabtu (10/10).

Pada saat mendatangi tempat penemuan jenazah bocah dalam kardus, polisi menemukan kardus teh gelas tak jauh dari jenazah. Dalam kardus tersebut terdapat barang-barang korban.

Salah satu barang korban yang ditemukan oleh polisi adalah kaos kaki. Dari kaos kaki tersebut, setelah diteliti di laboratorium forensik, ditemukan jaringan kulit Agus. Itu menjadi alat bukti pertama.

“Di kaos kaki tersebut ada epitel yang meninggalkan DNA, yang menggambarkan terduga pelaku AD,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Sabtu (10/10/2015).

Alat bukti kedua, polisi menemukan bercak darah di rumah Agus. Setelah diteliti di laboratorium, darah tersebut milik korban. Dan alat bukti ketiga adalah sperma yang ditemukan di vagina korban. Penemuan sperma ini tak mudah.

“Akhirnya sperma yang bisa diangkat, yang tadinya sulit sudah 3 kali swap belum bisa, akhirnya swap yang keempat bisa memunculkan sperma itu,” ujar Khrisna.

3 Alat bukti ini kemudian ditunjukkan ke Agus. Namun pria bertato itu masih mengelak.

“Sampai tadi malam belum mengakui meski kami punya tiga alat bukti. Namun akhirnya sampai akhirnya dilakukan interogasi, kami tegaskan tanpa kekerasan, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya,” tutur Khrisna.

Recommended for you