Tahun Depan, Majalah Playboy Akan Hapus Foto Telanjang

52

Konten perempuan nir busana sudah menjadi ciri khas Playboy dalam 62 tahun majalah tersebut menghiasi dunia. Berbagai model pun meroket namanya sejak tampil di majalah milik Hugh Hefner ini. Salah satu kemunculan paling sensasional tentu adalah Marylin Monroe di edisi pertama Playboy pada Desember 1953.

Meskipun demikian, bukan berarti Playmate of the Month akan dihapus. Bagian ini tetap ada, tentu dengan penyesuaian. Akan halnya PlayboyPlus.com tetap memiliki konten telanjang, yang hanya bisa diakses via langganan berbayar.

Namun, foto-foto telanjang tidak akan terlihat lagi di Playboy sejak Maret 2016 mendatang. Playboy, melalui CEO Scott Flanders mengakui bahwa sengitnya persaingan publikasi online dan mudahnya para pria dewasa mengakses situs porno membuat Playboy harus bereaksi mengikuti zaman. Foto-foto bugil bukan lagi andalan bagi majalah ini.

Sebaliknya, Playboy akan masuk dalam kategori majalah rating PG-13. Sesuai dengan ratingnya, maka konten majalah Playboy mulai Maret 2016 bisa dinikmati remaja di atas 13 tahun, dengan panduan dan perhatian penuh dari orang tua. Majalah dengan rating PG-13 mungkin saja menampilkan konten yang tidak layak konsumsi anak-anak pra remaja.

Lalu bagaimana Playboy bersikap untuk rating PG-13 yang hendak mereka ambil ini Menurut Cory Jones, majalahnya akan berlomba dalam konten gambar sensual dan artistik, tanpa menghilangkan sisi provokatif khas Playboy.  Selain itu, wawancara eksklusif dengan tokoh dunia akan diperbanyak, di samping artikel-artikel update dengan kehidupan masyarakat modern.